Workshop Kebangsaan , Deteksi Dini Paham Radikalisme dan Terorisme

Rabu, 16 November 2022 : 04:31




Work Shop Kebangsaan di Kartasura Sukoharjo

Radar Pos.Com.Sukoharjo-
-- Dalam upaya menangkal paham radikalisme, Polsek Kartasura bersama Detasmen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri menggelar Workshop Kebangsaan di Aula Kantor Kecamatan Kartasura, Selasa (15/11/2022). Workshop ini digelar mengingat Kecamatan Kartasura pernah menjadi lokasi sasaran percobaan bom bunuh diri pada tahun 2019.

“Jangan mudah terprovokasi atau mengambil ilmu-ilmu yang hubungannya ke arah radikalisme,” kata Kapolsek Kartasura, AKP Mulyanta.

Diketahui, selain terjadi percobaan bom bunuh diri pada tahun 2019 yang mana saat itu menyasar Pospam milik Polres Sukoharjo, pada tahun 2021 Densus 88 Antiteror menangkap seorang pria berinisial A. Dia merupakan imam Masjid Baitul Makmur Desa Gonilan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.
 

Workshop kebangsaan membangun sinergitas antara TNI Polri Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sukoharjo ini dibuka oleh Wakapolres Sukoharjo Kompol Teguh Prasetyo.


“Kegiatan ini melatarbelakangi karena perkembangan situasi yang semacam ini yang berhubungan dengan intoleransi radikalisme dan terorisme,” terang Mulyanta didamping Danramil Kartasura Kapten Inf Mardiyanto.

Workshop ini menyasar pada masyarakat, tokoh agama, dan perangkat desa. Hal ini lantaran Kartasura pernah menjadi lokasi percobaan bom bunuh diri.


“Kita menggandeng Densus ini program dari pusat, sasarannya bukan hanya tingkat kabupaten tapi mengarah ke tingkat kecamatan, tokoh masyarakat. Intinya ini termasuk deteksi dini pemerintah tingkat bawah,” tandasnya


(R-01)

Bagikan

RadarposTV