Viral Video Siswa SMP N Ditampar, Disdik Sangat Menyesalkan Kejadian Tersebut

Kamis, 03 November 2022 : 07:22




SMP Negeri Sawit Kab Boyolali Jawa Tengah

Radar Pos.com.Boyolali-
-- Video viral guru menampar seorang siswanya terjadi di SMPN 1 Sawit, Boyolali. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Boyolali, Jawa Tengah menyesalkan peristiwa itu dan mengingatkan ancaman sanksi bagi guru tersebut.

"Terkait dengan kejadian itu ringkes (singkat) saja saya sampaikan, apapun alasannya, bagaimanapun kronologinya itu nggak boleh ada kekerasan fisik. Jadi dosa besar pendidikan itu kekerasan fisik, intoleransi, pelecehan sosial," kata Kepala Disdikbud Boyolali, Darmanto, Rabu (2/11/2022).

Darmanto mengatakan setelah ada informasi video viral tersebut pihaknya langsung memerintahkan kepada Kepala Bidang SMP untuk melakukan klarifikasi tadi malam. Pagi tadi plt kepala sekolah juga sudah diminta untuk klarifikasi dengan guru dan siswa tersebut.

"Sampai sekarang saya belum dapat laporannya sebagai bahan saya untuk menindaklanjuti atas kejadian itu. Tapi yang pasti harus saya sampaikan kepada siapapun stakeholder pendidikan bahwa pendidikan itu tanggung jawab keluarga, masyarakat dan pemerintah," terangnya.


"Jadi tidak boleh ada kekerasan oleh orang tua, tidak boleh ada kekerasan oleh masyarakat dan juga tidak boleh ada kekerasan oleh guru," tegas Darmanto.

Darmanto pun mengingatkan ancaman sanksi bagi guru yang menampar siswanya tersebut. Namun, dia belum mengungkap sanksi yang bakal dijatuhkan ke guru tersebut.

"Ya kalau hukuman itu pasti adalah. Jadi hukuman disiplin ASN itu kan ada. Mana yang boleh dan mana-mana yang tidak boleh itu kan ada," jelas dia.

"Saya menegaskan bahwa di dunia pendidikan tidak boleh ada kekerasan fisik maupun nonfisik," imbuh Darmanto.

Di sisi lain, dia berharap kasus guru SMPN 1 Sawit menampar siswanya itu tidak dibawa ke ranah hukum. Meski begitu, Darmanto menyebut dirinya tidak bermaksud permisif dengan kekerasan di lingkungan sekolah.

"Yang saya harapkan karena ini konteksnya di pendidikan itu, ya terserah. Tapi saya harapkan tidak sampai ke area-area itu (hukum). Bukan berarti saya, permisi bukan berarti saya maklum, siapapun manusia pasti juga pernah melakukan sebuah kesalahan," ujarnya. Sebelumnya diberitakan, video memperlihatkan seorang guru menampar muridnya viral di aplikasi percakapan WhatsApp. Peristiwa itu diketahui terjadi di SMP Negeri di Sawit, Boyolali.

Dalam video tersebut, seperti dilihat memperlihatkan seorang guru perempuan yang memarahi seorang siswanya. Kejadiannya di dalam ruang kelas.

Siswa laki-laki itu seperti memberikan penjelasan kepada sang guru. Namun tangan kanan guru itu kemudian menampar pipi siswa sebanyak dua kali sembari berkata, "Opo? Keno ngunuh, kok nantang aku piye to, kok kowe nantang aku to? (Apa? boleh begitu, kok nantang saya gimana to, kok kamu nantang saya to?)."

Menurut Darmanto, kasus itu terjadi pada Selasa (1/11). Pihaknya sudah memerintahkan staf dan Plt Kepala Sekolah setempat untuk mengklarifikasi. Namun pihaknya mengaku belum mendapat laporan hasil klarifikasi tersebut.

Kasus ini kini tengah diusut polisi. Polsek Sawit berinisiatif memediasi pihak terkait setelah video itu viral agar bisa diselesaikan dengan baik.


(Team)

Bagikan

RadarposTV