Tahap Penjajakan IMI Ajak Walikota Gibran Bangun Sirkuit Balap di Soloraya

Jumat, 18 November 2022 : 05:24

Bambang Soesatyo bersama Gibran Raka Buming Raka
alap permanen di wilayah Soloraya. Wilayah ini dipilih karena merupakan lokasi yang mudah diakses dari berbagai provinsi di Pulau Jawa.

Hal itu disampaikan Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo setelah melakukan audiensi dengan Gibran di Balai Kota Solo, Kamis (17/11/2022). Bamsoet menjelaskan masih menjajaki lokasi yang pas untuk membangun sirkuit.

“Kami berencana bekerja sama dengan Wali Kota, tempatnya yang pas di mana membuat sirkuit permanen untuk meningkatkan selain atlet, juga sport tourism karena terbukti apa yang digagas Pak Jokowi di Mandalika berhasil menumbuhkan kunjungan turis luar biasa,” katanya.

Menurut Ketua IMI tersebut, Sirkuit Balap Internasional Mandalika yang telah dibangun dapat mendorong pertumbuhan ekonomi tak hanya bagi Lombok Tengah namun wilayah lain. Banyak bupati/wali kota yang bergerak untuk membangun sirkuit balap di wilayahnya.


“Dengan harapan kegiatan olahraga motor mengundang banyak peminat bukan hanya daerah setempat tapi daerah lainnya,” paparnya. Dia mengatakan Kota Solo merupakan kota yang mudah diakses dari Jatim, Jabar, Jogja berkat jalan tol.

Kondisi itu membuat Kejurprov Roadrace di Sirkuit Manahan, beberapa hari lalu, sukses. Bamsoet juga berbincang mengenai event yang akan diselenggarakan di Kota Solo tahun depan.

Slalom dan freestyle memungkinkan untuk dilangsungkan di Kota Solo karena tidak membutuhkan lahan yang luas. “Kami punya pembalap Asia the best Wawan Tembong. Slalom maupun drifting ada Akbar Rais yang sangat populer di internasional. Kami bisa datangkan ke sini untuk kejurnasnya,” jelasnya.


Dia mengatakan event di Kota Solo akan dimasukkan pada kalender event IMI 2023. IMI belum menentukan bulannya karena kalender baru akan disusun pada Desember 2022.

Bamsoet menjelaskan bakal ada banyak event internasional di Indonesia pada tahun depan, antara lain Formula E, kejuaraan dunia Superbike, dan MotoGP.

Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan Ketua Umum IMI ingin bekerja sama dengan Pemkot Solo untuk membangun sirkuit balap. Pemkot Solo akan bekerja sama dengan kabupaten sekitar untuk mencarikan opsi lahan.

“[Lahan] Yang dibutuhkan gede soalnya,” jelasnya. Gibran masih merahasiakan total luas lahan yang dibutuhkan untuk membangun sirkuit tersebut. Dia akan menyampaikan kepada wartawan apabila sudah ada lahan yang tersedia.

“Kalau ada investasi yang membutuhkan tanah aku biasane ke kabupaten sekitar. Tanya bupati-bupati. Pak, Bu, ini berkenan enggak kalau ini saya lempar ke sana. Ada beberapa kampus, sekolah, kan enggak semua di Solo,” paparnya.

Dia mengatakan branding, akses, kesiapan hotel, dan akomodasi lainnya Kota Solo yang paling siap. Apa pun yang terjadi termasuk investasi di Soloraya akan berdampak ke Kota Solo.

“Yang penting nginep di Solo, beli suvenir di Solo, beli oleh-oleh di Solo. Memang harus kerja sama dengan kabupaten-kabupaten sekitar. Tanah kami habis,” ujarnya. 

(R-01)
 

Bagikan

RadarposTV