Rabu Besuk Pilkades 11 Desa Di Karanganyar digelar

Selasa, 08 November 2022 : 19:28


11 Desa adakan Plkades Serentak di Kabupaten Karanganyar

Radar Pos.Com.Karanganyar
---Sebanyak 842 pasukan gabungan terdiri dari polisi, TNI, linmas, Satpol PP, LLAJ Dishub, dikerahkan untuk mengamankan Pilkades di 11 desa. Mereka dibagi ke lokasi sesuai eskalasi kerawanan.

‘’Situasi dan kondisi sampai saat ini memasuki hari tenang Selasa hari ini masih landai. Kami hanya mengantisipasi saja semoga tidak ada sesuatu yang perlu dijadikan alasan untuk terjadi sesuatu. Kita harus saling menyadari pilkades ini untuk memilih pemimpin di desa itu, harus kita buat semua menyenangkan,’’ kata Kapolres AKBP Danang Kuswoyo usai pengecekan pergeseran pasukan, Selasa (8/11).

Usai pergeseran pasukan, dia mengatakan, polisi sendiri hanya diterjunkan 342 personel, yang lain dari unsur lain, dan juga ada tambahan 40-an pasukan Brimob dari Polda Jateng yang disiagakan di mapolres.

Polres tidak hanya menyiapkan pasukan untuk mengamankan pilkades, namun juga menerjunkan tim cyber media untuk melacak media sosial yang diperkirakan dipakai untuk memunculkan opini, hoaks, dan lainnya untuk mengacaukan suasana.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan, pilkades harus disambut gembira. Ibarat menanti kelahiran buah hati.

‘’Begitu pula ibaratnya pemimpin kades yang akan dilahirkan dari pilkades nanti, semua juga harus menyambut dengan senang hati dan disambut dengan gembira. Dukung siapapun yang terpilih agar mampu memimpin desa dengan baik,’’ kata dia.

Bupati ingin pesta demokrasi ini benar-benar menjadi sesuatu yang menyenangkan, bukan sesuatu yang justru membuat resah. Karena itu semuanya diharapkan tidak melakukan sesuatu yang kontra produktif yang menjadikan resah dan kacau.

Dari 11 desa yang melakukan pilkades itu, pilkades di Ngijo, Klodran, Kaliboto dan Blulukan relatif tidak ada masalah karena yang maju justru suami melawan istri yang memang hanya untuk syarat agar pilkades bisa terlaksana karena harus ada kompetitor.

Sedangkan Ngadiluwih, Buntar, Harjosari relatif agak panas sehingga perlu pengamanan ketat baik sebelum maupun sesudah. Bupati berharap yang penting tidak ada kerumunan massa yang biasanya menjadi sebab adanya sesuatu.

Dan setelah pilkades, diharapkan tidak ada euforia berlebihan karena ingin merayakan kemenangan.


(Team)

Bagikan

RadarposTV