Bima Arya Bertemu Gibran di Solo Keduanya Bahas Beberapa Hal.

Kamis, 13 Oktober 2022 : 04:37


Kedua Pimpinan Daerah bertemu bahas bebagai Hal

Radar Pos.Com.Solo
--- Wali Kota Bogor, Bima Arya bertemu dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Keduanya melakukan kegiatan di Solo Technopark, Loji Gandrung, dan Balai Kota Solo. Apa saja yang dibahas?

Dalam pertemuan di Rumah Dinas Wali Kota Solo, Loji Gandrung, Bima Arya mengaku membahas masalah isu perkotaan dengan Gibran. Selain itu, dia juga mengaku sempat membahas masalah politik.

"Ada dikit (membahas politik). Ya tadi 70 persen kita singgung soal program kota, 30 persennya nyundul-nyundul dikit," katanya saat ditanya wartawan di Loji Gandrung, Rabu (1/10/2022).
Saat disinggung apakah keduanya membahas soal Pemilu 2024, terutama soal Pilgub DKI Jakarta. Bima Arya enggan membocorkan bahasannya dengan Gibran.


"Ada deh pokoknya. Masa politisi ketemu politisi nggak nyinggung politik. Arahnya kami yang tahu lah," ujarnya.
 

Kunjungan Bima Arya ke Solo ini juga untuk menghadiri pembukaan Indo Smart City 2022 di Solo Techno Park. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI)mengatakan, selama 10 tahun terakhir ini belum semua kota menerapkan smart city yang memberikan layanan minimum basic service yang dibutuhkan oleh warga.

"Padahal smart city bisa membantu kota-kota di Indonesia untuk menjemput peluang. Ada peluang untuk meningkatkan komponen produksi dalam negeri, untuk menggairahkan UMKM, untuk setiap kota memaksimalkan potensinya. Smart city semestinya mendukung ke arah sana. Nah, di Solo ini luar biasa kalau bicara UMKM dan kolaborasi dengan stakeholder pentahelix," kata dia.

Bima Arya mengatakan saat ini sudah bukan eranya command center tapi collaboration center. Di Kota Bengawan, adanya Solo Technopark, merupakan contoh collaboration center yang mendukung penerapan smart city.

"Saya melihat perkembangan Solo beberapa tahun terakhir terus bergerak maju. Tidak stagnan, apalagi mundur. Yang bisa kita lihat secara kasat mata. Tapi juga pemerintah kota terbuka membangun kolaborasi dengan warganya. Sehingga benefitnya bisa dirasakan warganya. Saya lihat itu yang maju di Solo," sambungnya.

Sementara itu, Wali Kota Gibran Rakabuming Raka menambahkan, eksistensi Solo Technopark memang menjadi ruang kolaborasi yang sangat besar. Intinya, Pemerintah Kota Surakarta membuka peluang untuk bekerjasama dengan pihak swasta. Termasuk menggandeng kampus-kampus untuk menggerakkan program Merdeka Belajar di collaboration center.

"Maka di tempat ini kami isi kegiatan yang bisa menjawab tantangan jawab. Termasuk ada program cyber security yang sangat diminati," pungkasnya.


(R-01)
 

Bagikan

RadarposTV