4 Desa di Kendal Terendam Banjir Akibat Hujan Deras

Sabtu, 22 Oktober 2022 : 04:28



Banjir di Kabupaten Kendal

Radar Pos.Com.Kendal
---Hujan deras mengakibatkan Sungai Bodri dan Sungai Blukar meluap. Akibatnya empat desa di empat kecamatan di Kabupaten Kendal terendam banjir malam ini.

Kepala BPBD Kendal, Sigit Sulistyo mengatakan ada empat desa dari empat kecamatan yang terendam banjir. Banjir disebabkan karena hujan deras selama dua jam yang mengakibatkan Sungai Bodri dan Sungai Blukar meluap.

"Hujan deras selama dua jam lebih mengakibatkan Sungai Bodri dan Sungai Blukar meluap dan menyebabkan empat desa di empat kecamatan terendam banjir," kata Kepala BPBD Kendal Sigit Sulistyo saat dihubungi .


Empat desa yang terendam banjir yakni Desa Tejorejo Kecamatan Ringinarum, Desa Manggungsari Kecamatan Weleri, Desa Korowelang Kulon Kecamatan Cepiring dan Desa Lanji Kecamatan Patebon. Ketinggian air rata-rata 70 sentimeter hingga 1 meter.

"Ketinggian air 70 cm hingga 1 meter dan yang terparah di desa Manggungsari," jelasnya.
Sigit menerangkan untuk kondisi desa Tejorejo, banjir sudah mulai surut namun tim BPBD masih bersiaga.

"Kalau yang di Desa Tejorejo sudah mulai surut dan ketinggian air sekitar 20 sentimeter. Tapi anggota kami di lapangan masih siaga," terangnya.

Saat ini pihak BPBD Kendal masih melakukan pendataan dan mengevakuasi warga yang mengungsi ke musala ataupun balai desa.

"Kami masih melakukan pendataan desa-desa atau dusun yang terendam banjir. Kami juga telah mengevakuasi warga yang rumahnya terendam banjir untuk mengungsi ke musala atau balai desa," tambahnya.

Warga Desa Manggungsari, Sudarto mengatakan hujan mulai turun pukul 14.30 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Sedangkan air mulai masuk perkampungan pukul 18.00 wib.

"Hujannya deras sekali dan turun sejak jam 14.30 WIB sampai jam 17.00 WIB. Nah banjir mulai masuk kampung-kampung sekitar jam 18.00 WIB," kata Sudarto.

Banjir yang menggenangi perkampungan Desa Manggungsari merupakan limpasan dari hutan yang ada di dekat Desa Manggungsari yang mulai gundul.

"Banjirnya itu datangnya dari Hutan Manggungsari yang sudah gundul. Itu airnya limpasan dari hutan dan airnya kencang sekali," jelasnya.


(R-01)

Bagikan

RadarposTV