Tiem Garuda Indonesia Sikat Hong Kong 5-1

Sabtu, 17 September 2022 : 05:35



hongkong Kalah Lawan Indonesa 1-5

Radar pos.Com.Surabaya--
- Timnas Indonesia menyamai poin dan selisih gol Vietnam setelah mengalahkan Hong Kong 5-1 pada pertandingan Grup F Kualifikasi Piala Asia U-20  2023 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jumat (16/9/2022) malam.

Sebelumnya pada pertandingan sore, Vietnam mengalahkan Timor Leste 4-0. Hal itu membuat poin Vietnam dan Indonesia sama dalam klasemen, yaitu 3 dan selisih gol +8 hasil memasukkan 9 dan kemasukan 1.

Timor Leste dan Hong Kong juga sama, nirpoin dengan selisih gol -8. Laga penentuan siapa yang lolos otomatis ke putaran final Piala Asia U-20 2023 di Uzbekistan akan dimainkan Minggu (18/9), di mana Indonesia bertemu Vietnam, sedangkan Timor Leste vs Hong Kong sudah tidak berpengaruh lagi.

Gol-gol Indonesia dicetak Rabbani Tasnim menit ke-10, Nico Saputro menit ke-21, Zanadin Fariz menit ke-43 dan dua gol oleh Marselino Ferdinan menit ke-86 serta 90. Satu gol hiburan Hong Kong dicetak Chen Ngo Hin menit ke-63.

Di lima menit awal, tuan rumah terus menggempur dan menciptakan sejumlah peluang di pertahanan Hong Kong. Tapi kurang tenangnya barisan depan Indonesia membuat peluang terbuang percuma.

Menit ke-10 Indonesia membuka keunggulan lewat skema bola mati. Umpan tendangan bebas Zanadin Fariz dimanfaatkan dengan baik oleh Rabbani Tasnim. Pemain Borneo FC Samarinda tersebut mencetak gol melalui sundulan.

Unggul satu gol menambah kepercayaan diri pemain anak asuhan Shin Tae-yong tersebut. Hampir 20 menit Ahmad Rusadi dan kawan-kawan tampil mendominasi dan bermain setengah lapangan.

Tuan rumah memperbesar kedudukan pada menit ke-21. Kali ini Nico Saputro yang menang adu lari melawan bek Hong Kong sukses membuat kiper Pong Cheuk Hei kembali memungut bola dari jalanya.

Nico yang tercatat sebagai pemain Persija itu memainkan umpan satu dua dengan Rabbani Tasnim sebelum menceploskan bola ke gawang lawan.

Indonesia yang menargetkan menang telak atas tamunya tak berhenti membombardir gawang Hong Kong. Peluang demi peluang didapat, salah satunya melalui sundulan Rabbani Tasnim menit ke-35 yang nyaris memperbesar skor. Tapi bola masih tepat mengarah ke kiper lawan.

Menit ke-40, Indonesia kembali mendapat kesempatan melalui tendangan bebas. Namun, kembali masih dipatahkan barisan pertahanan Hong Kong.

Tiga menit berselang, umpan satu dua antara Zanadin dan Rabbani Tasnim sukses memperdayai bek-bek lawan. Sebelum mencetak gol, Zanadin mengelabui empat pemain lawan lalu mengumpan ke Rabbani, dan dengan satu sentuhan dikembalikan lagi ke Zanadin untuk kemudian dieksekusi ke tiang jauh. Skor 3-0 bertahan hingga 45 menit babak pertama berakhir.

Babak kedua berjalan, kembali Garuda Nusantara menggebrak. Duet penyerang sayap Arsa Ramadan Ahmad di kanan dan Rahmat Beri Santoso di kiri kerap mengirimkan umpan-umpan silang yang membahayakan pertahanan Hong Kong.

Tim tamu bukannya tanpa peluang. Menit ke-51 Hong Kong memiliki peluang lewat skema tendangan penjuru, tapi masih bisa diantisipasi kiper Indonesia Cahya Supriadi.

Menit ke-56 terjadi insiden di lapangan saat Cahya Supriyadi bertabrakan dengan sesama pemain Indonesia. Karena memerlukan perawatan medis lebih lanjut, kiper milik Persija itu dilarikan ke rumah sakit.

Sebelum insiden tersebut, salah seorang pemain Indonesia menyentuh bola dengan tangannya sehingga wasit Rustam Lutfullin asal Uzbekistan tak ragu menunjuk titik putih.

Penyerang Hong Kong Chen Ngo Hin yang menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik meski sempat diblok oleh kiper Indonesia Aditya Arya Nugraha yang menggantikan Cahya Supriyadi.

Pada menit ke-86, Indonesia menambah pundi-pundi golnya lewat Marselino Ferdinan yang menerima umpan terobosan dari Robi Darwis. Kedua pemain itu baru masuk menggantikan Arsa Ramadan dan Nico Saputra.

Tiga menit kemudian, kembali Marselino menjadi aktor setelah dilanggar di kotak terlarang. Pemain asal Persebaya tersebut mengambil sendiri eksekusi dan sukses memperbesar Indonesia menjadi 5-1.

Di enam menit tambahan waktu, Indonesia terus menyerang. Tercatat dua kali Rabbani Tasnim mengancam melalui sundulan, namun tak ada yang terkonversi menjadi gol.


(R-01)

Bagikan

RadarposTV