Perayaan Yaa Qowiyyu Klaten Cukup Meriah Sebagai Kebangkitan Ekonomi

Sabtu, 17 September 2022 : 05:18





Gubernur Jateng Ganjar Pranowo hadir dalam perayaan

Radar Pos.Com.Klaten
--- Ribuan warga dari berbagai daerah berebut kue apem Yaa Qowiyyu di lapangan Klampeyan, Kelurahan Jatinom, Kecamatan Jatinom, Klaten, Jumat (16/9/2022). Sebanyak enam ton kue apem disebar ke warga masyarakat.

Sebar apem merupakan puncak tradisi Yaa Qowiyyu di Kecamatan Jatinom. Tradisi Yaa Qowiyyu dimulai oleh Ki Ageng Gribig, salah satu ulama yang menyebarkan agama Islam pada zaman Kesultanan Mataram.

Menko Airlangga Sebut Perayaan Yaa Qowiyyu Merupakan Kebangkitan Ekonomi Warga. Usai salat Jumat, masyarakat berbondong-berbondong bergegas ke tanah lapang di dekat Sendang Plampeyan Kelurahan Jatinom. Ribuan warga tampak berkumpul untuk berebut kue apem yang disebar panitia.

Ribuan warga berebut apem di Klaten

Peninggalan Kyai Ageng Gribig (P3KG), KRT Muhammad Daryanto Rekso Hastonodipuro mengatakan, sebaran apem ini sudah berjalan 403 tahun. Apem tersebut berasal dari sedekah masyarakat sekitar.

“Di tahun ini alhamdulillah (situasi) bisa normal jadi bisa andum apem bersama masyarakat,” jelasnya.Daryanto menyebut, pengunjung puncak tradisi Yaa Qowiyyu mencapai ribuan. Antusias warga mulai berdatangan sejak pagi karena sudah tiga tahun tradisi ini ditiadakan akibat pandemi covid-19.


“Tradisi ini awal Yaa Qowiyyu 2022, menjadi momen untuk bangkit semuanya, gotong royongnya, ekonominya masyarakat sudah mulai berjualan,  juga yang berziarah, dan silaturahmi juga sudah mulai berdatangan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Klaten Sri Mulyani, mengatakan ada enam ton apem yang akan di bagikan ke warga yang ada di lapangan Klampeyan, Kelurahan Jatinom.

Sementara Menko Airlangga Sebut Perayaan Yaa Qowiyyu Merupakan Kebangkitan Ekonomi Warga

“Enam ton nanti akan disebar kemasyarakat yang memang datang ke sini untuk merebutkan apem. Kita bersyukur dua tahun kita merayakan Yaa qowiyyu secara sederhana dan kali ini kita bisa merayakan seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelas dia.

Salah satu warga, Tri Widodo (52) warga Kecamatan Gantiwarno, Klaten mengungkapkan bersyukur berhasil mendapatkan kue apem. Wajahnya sumringah meski sempat berdesak-desakan.

“Ini baru pertama kali ke sini, saya sampai sini pas acara mulai. Alhamdulillah, tadi berebut dapat apem lima, tadi saya kesini nuruti istri, apem ini nanti dimakan sedikit-sedikit sama anak-anak.


(R-01)
 

Bagikan

RadarposTV