Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Marah Terkait Pemotongan BLT BBM

Kamis, 22 September 2022 : 04:14


 

Ganjar Pranowo akan tindak keras bagi oknum yang memotong BLT BBM

Radar Pos.Com.Blora-
--Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meluapkan rasa berangnya setelah mengetahui adanya seorang oknum istri perangkat desa yang memotong uang Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) di Desa Sumberejo, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora.

Ganjar mengatakan mereka yang berani melakukan ini di tengah ekonomi sulit dan tidak stabil ini, maka mereka telah berkhianat kepada negara.

“Maka mereka yang berani bermain hal-hal kotor seperti itu, dia adalah pengkhianat negara," ujar Ganjar saat memberikan arahan kepada seluruh Camat,  Lurah dan Forkopimda Pemkab Blora melalui zoom di kantornya.

Sebelumnya beredar sebuah video berdurasi 2 menit 50 detik dimana video yang diunggah di media sosial itu memperlihatkan sejumlah warga yang menerima dana BLT  BBM kemudian menyetorkan sebesar Rp 20 ribu ke seorang wanita berpakaian hijau. Wanita itu diketahui adalah istri dari salah satu perangkat desa.

Apa yang dilakukan oknum wanita istri perangkat desa tersebut, kata Ganjar, sangat mencederai semangat masyarakat dan pemerintah yang sedang berusaha keluar dari situasi perekonomian sulit terkait penyesuaian harga BBM beberapa waktu lalu.

"Jangan dicederai hal-hal yang nggak mutu, yang memalukan. Semua sudah letih, jangan ditambah letih dengan hal-hal seperti itu. Saya jewer betul kalo ada yang begitu lagi. Ini peringatan keras ya bapak-ibu, saya tidak bicara jumlah lagi," tegas Ganjar.

Ganjar pun menegaskan, jika masih ada pihak oknum yang berani melakukan hal yang serupa itu lagi, maka Ganjar tak segan untuk menindak langsung dan memprosesnya secara hukum.

“Untuk alasan apapun, dana bantuan nggak boleh dipotong. Ini teguran terakhir, kalau masih ada, akan segera diproses dan pasti diproses," ungkap Ganjar.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Ganjar juga mendapat keluhan dari Bupati Blora tentang bantuan yang masih salah sasaran. Ganjar juga akan mengajukan pengaduan tersebut ke Kementerian Sosial dan meminta peninjauan verifikasi dan validasi data ulang.

“Selama penyaluran BLT sebagai kompensasi dari kenaikan harga BBM ini, kami  meminta untuk diawasi sekaligus verifikasi dan validasi data. Nanti saya sampaikan ke Kementerian Sosial bahwa perbaikan data itu mesti dilakukan," jelas Ganjar.

Dengan demikian, kata Ganjar, Kabupaten Blora bisa dijadikan kabupaten percontohan sebagai kabupaten yang menyalurkan BLT BBM sekaligus memverifikasi dan memvalidasi data penerima, sehingga bantuan BLT BBM yang diberikan lebih tepat sasaran.

“Tadi ada komitmen dari perwakilan kepala desa, kami ingin bersih-bersih Pak. Ya, kami akan terus dampingi itu dan Blora bisa kita jadikan contoh. Dengan pembagian kompensasi kenaikan BBM ini sekaligus melakukan verifikasi dan validasi data,“ kata Ganjar


(R-01)

Bagikan

RadarposTV