Presiden Jokowi Atasi Krisis Pangan Dunia Manfaatkan Lahan Kritis

Jumat, 12 Agustus 2022 : 07:43



Presiden Joko Widod Tanam Kelapa Genjah di Boyolali

Radar Pos.Com.Boyolali
--- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta lahan-lahan tidak produktif saat ini harus diberdayakan untuk mengantisipasi krisis pangan dunia. Salah satunya dengan menanam kelapa genjah.

"Kelapa genjah ini nanti hasilnya 2 tahun - 2,5 tahun bisa produksi. Satu pohon bisa 180 buah," kata Jokowi usai penanaman kelapa genjah di Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (11/8/2022).

Buah kelapa genjah bisa dibuat untuk gula semut dan minyak kelapa. Tak hanya itu, buah kelapa genjah juga dijual untuk minuman segar.Menurut Jokowi lahan-lahan tidur atau lahan tidak produktif harus diproduktifkan dengan ditanami kelapa genjah serta komoditas pertanian lainnya. Jokowi pun membagikan ratusan ribu bibit kelapa genjah di wilayah Solo Raya. Ditargetkan 1 juta kelapa genjah bisa ditanam di seluruh wilayah Indonesia.

"Di Solo Raya ini, di Boyolali kita bagi 46 ribu (bibit), di Karanganyar 44 ribu dan Sukoharjo 110 ribu kelapa genjah. Ini baru dimulai di sini (Boyolali), nanti di provinsi-provinsi yang kelapa itu bisa hidup baik akan kita tanami. Targetnya kurang lebih 1 juta kelapa genjah. Tapi tidak kelapa saja, tadi ada jagung, tadi dibagi juga bibit cabai," jelas Jokowi.


Antisipasi Krisis Pangan Dunia
Menurut Jokowi, lahan-lahan yang tidak produktif saat ini harus diberdayakan untuk mengantisipasi krisis pangan yang melanda dunia.

"Kita tahu kan, kita tahu dunia sekarang ini sedang dilanda yang namanya krisis pangan. 300 juta lebih orang sekarang ini berada pada kekurangan pangan akut dan kelaparan di beberapa negara. Di beberapa negara sudah mulai, mulai, mulai," ujarnya.

"Dan diperkirakan kalau ini tidak ada solusi, bisa masuk ke-800 juta orang akan kekurangan pangan dan kelaparan," ungkap Jokowi.

Untuk itu Presiden mengajak masyarakat agar memanfaatkan lahan yang ada untuk menanam komoditas tanaman pangan. Media penanaman juga dilakukan dengan menggunakan polybag untuk menanam sayuran
Dari Boyolali, Presiden Joko Widodo berlanjut mengawali penanaman kelapa genjah di Desa Sanggang, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo. Ada 110 ribu bibit kelapa genjah yang akan ditanam di 1.000 hektare lahan.

Kemudian Jokowi meminta agar industri pengolahan kelapa segera dibangun. Industri ini digunakan untuk mengolah kelapa menjadi berbagai produk.

"Yang paling penting setelah ini ditanam, disiapkan juga industrialisasinya. Karena apa, kelapa ini bisa dipakai untuk gula semut, bisa untuk minyak kelapa. Ini disiapkan di setiap desa yang ada kelapa genjahnya dalam jumlah yang banyak," kata Jokowi usai acara penanaman, Kamis (11/8).Dengan demikian, dia yakin produk kelapa genjah dapat meningkatkan pendapatan masyarakat desa setempat.

"Sehingga ada tambahan income untuk masyarakat. Yang kedua, tanah-tanah yang tidak produktif, pekarangan dan lain-lain, kebun dan lain-lain, bisa ditanami kelapa genjah," ujarnya.

Turut serta dalam penanaman bersama Jokowi tersebut yakni Ibu Negara Iriana Jokowi, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Bupati Boyolali M Said Hidayat, bersama warga masyarakat sekitar.


(R-01)

Bagikan

RadarposTV