Festival Bakar Sate 2022 Kota Mojokerto diikuti 60 Stand

Rabu, 13 Juli 2022 : 05:34

Walikoa Ning Ita bersama jajaranya Keliling Stand

Radar Pos.Com.Mojokerto
--– Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menggelar Festival Bakar Sate 2022 di kawasan Rest Area Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.Jawa Timur.
Festival yang digelar, Minggu (10/7/2022) malam tersebut mampu menyedot animo masyarakat untuk datang. 


Ribuan masyarakat Kota Mojokerto memadati sejumlah stand peserta Festival Bakar Sate 2022 yang diselenggarakan dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah tersebut.
 Selain menampilkan puluhan stand peserta, peserta juga wajib menampilkan kostum unik dan yel-yel untuk memeriahkan kegiatan tersebut.yang bikin meriah.


Sebanyak 60 stand peserta Festival Bakar Sate 2022 tersebut dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Mojokerto meliputi kecamatan, instansi, sekolah-sekolah dan pramuka. Peserta dari unsur masyarakat yaitu perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Mojokerto termasuk restoran dan hotel.


Mereka secara serentak membakar sate mengunakan alat pemanggang arang. Asap mengepul beraroma khas bumbu sate itu tercium sedap. Dalam Festival Bakar Sate 2022 ini para peserta tampak totalitas bersaing membuat kreasi menu sate dengan resep pilihan serta tampilan yang unik.


Mereka juga mengenakan berbagai macam kostum seperti baju adat Majapahit, kostum Punakawan, kostum Indian, kostum Arab dan lain-lain dengan yel-yel yang diiringi alat musik. Puluhan stand Industri Kecil Menengah (IKM) di Rest Area Gunung Gedangan berjejer rapi juga turut menyemarakkan Festival Bakar 2022 tersebut.
 
Sementara di sisi selatan, panggung kecil menampilkan penyanyi dangdut bertalenta yang lahir dari ajang pencarian bakat kontes Dangdut Indonesia (KDI) yaitu Rena KDI dan Riza KDI turut menyemarakkan Festival Bakar Sate 2022.


 Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari didampingi suami Supriyadi Karima Saiful dan  jajaran Forkopimda Kota Mojokerto berkeliling ke seluruh stand Festival Bakar Sate 2022.


Mereka disambut yel-yel dan mencicipi hidangan sate yang disuguhkan peserta. Ning Ita (sapaan akrab, red) juga membagikan sate ke masyarakat yang memadati Rest Area Gunung Gedangan. Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto tersebut mengatakan, jika kegiatan merupakan agenda rutin tahunan Pemkot Mojokerto.


“Ini sekaligus menjadi salah satu event berdampak yang ada di Kota Mojokerto. Setelah dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun, kita menahan diri akibat adanya pembatasan sosial akibat pandemi Covid-19, Alhamdulillah di tahun 2022 ini Festival Bakar Sate dapat kembali kita lakukan dengan sangat meriah,” ungkapnya.


Menurutnya, Festival Bakar Sate 2022 merupakan wujud uri-uri budaya Pemkot Mojokerto dalam rangka memaknai sekaligus menyemarakkan peringatan hari besar islam, yakni Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memupuk kebersamaan, menjalin solidaritas, dan meningkatkan kepedulian sesama dalam semangat berkurban.


“Pada tahun 2019 lalu, Festival Bakar Sate dilaksanakan di sepanjang Jembatan Rejoto. Di tahun 2022 ini, kita selenggarakan di Rest Area Gunung Gedangan ini yang merupakan tempat strategis yang didalamnya terdapat stand produk UMKM Kota Mojokerto, mari datang dan ramaikan sehingga diharapkan nantinya mampu meningkatkan perekonomian daerah,” ujarnya.
 

Cukup meriah Festifal Sate 2022

Sebagai kota pariwisata berbasis sejarah dan budaya, lanjut orang nomor satu di lingkungan Pemkot Mojokerto ini, Festival Bakar Sate 2022 diharapkan bisa menjadi salah satu destinasi wisata budaya Kota Mojokerto. Sehingga kedepannya mampu membawa kemajuan pembangunan di sektor pariwisata.


“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi untuk seluruh masyarakat, para OPD dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Semoga dengan kebersamaan dalam Festival Bakar Sate ini bisa menjadikan warga Kota Mojokerto yang guyub, rukun dan sejahtera,” harapnya.


Dalam Festival Bakar Sate 2022 tersebut ada dua kategori yang dilombakan. Yakni kategori OPD dan sekolah serta kategori umum. Penilaian dari unsur rasa kategori OPD dan sekolah, Juara I diraih tim dari Sekretariat Daerah sedangkan dari kategori umum diraih oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP).


Kemudian, penilaian dari unsur penyajian dan dekorasi, Juara I Diskopukmperindag untuk kategori OPD dan sekolah serta Lynn Hotel untuk kategori umum. Sementara kategori yel-yel, Juara I diraih SMPN 7 untuk kategori OPD dan sekolah serta DWP untuk kategori umum.


(Bud)

Bagikan

RadarposTV