Walikota Ning Ita ajak Masyarakat Kota Mojokerto bijak sikapi Pelonggaran Masker

Sabtu, 21 Mei 2022 : 06:08


Walikota Mojokerto Ning Ita

Radar Pos.Com.Mojokerto-
-- Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak kepada masyarakat di kota setempat bijak dalam menyikapi kebijakan pelonggaran menggunakan masker di tempat umum seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo beberapa hari lalu.

"Kota Mojokerto merupakan salah satu daerah dengan capaian vaksinasi tertinggi dosis 1,2 maupun penguat. PPKM Level 1 juga sudah berlangsung cukup lama," katanya dalam keterangan pers di Mojokerto, Kamis.

Ia mengatakan kondisi COVID-19 di Kota Mojokerto sudah terkendali seperti dilihat dari capaian vaksin dan penetapan level PPKM.Namun demikian, pihaknya menegaskan agar masyarakat tidak menyambut kebijakan tersebut dengan euforia berlebihan.

"Saya minta masyarakat tetap bijak terkait kebutuhan bermasker. Karena sebagaimana diungkapkan Presiden Jokowi, masih ada ketentuan-ketentuan tertentu, kapan masker bisa dilepas dan kapan harus digunakan," ujar wali kota yang akrab disapa Ning Ita ini.

Tidak hanya pemakaian masker, kata dia, pemerintah juga melonggarkan persyaratan perjalanan domestik dan luar negeri bagi masyarakat yang sudah divaksinasi COVID-19 dosis lengkap.

"Maka mereka tidak perlu lagi untuk melakukan tes swab PCR maupun antigen," katanya.Presiden Joko Widodo mengatakan penangan pandemi COVID-19 di Indonesia yang semakin terkendali. Berkaca pada kondisi tersebut, pemerintah pusat memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker.

“Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker. Namun, untuk kegiatan di ruangan tertutup dan transportasi publik tetap harus menggunakan masker,” ujar Presiden RI Joko Widodo dalam tayangan konferensi pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (17/5).

Meski demikian, Presiden meminta masyarakat baik kategori rentan maupun yang bergejala batuk dan pilek untuk tetap mengenakan masker saat beraktivitas.

"Bagi masyarakat yang masuk kategori rentan, lansia atau memiliki penyakit komorbid, maka saya tetap menyarankan untuk menggunakan masker saat beraktivitas. Demikian juga bagi masyarakat yang mengalami gejala batuk dan pilek maka tetap harus menggunakan masker ketika melakukan aktivitas,” ujarnya.

(Bud)
 

Bagikan

RadarposTV