Sejumlah Pedagang Pusat Grosir Solo (PGS) Demo Kemudian Ngadu ke Pemkot

Kamis, 10 Maret 2022 : 07:58



Demo Pedagang PGS Solo

Radar Pos.Com.Solo-
-- Puluhan pedagang Pusat Grosir Solo (PGS) menggelar unjuk rasa di depan pusat bisnis Jl Mayor Sunaryo, Pasar Kliwon, Solo, Rabu (9/3/2022) pagi. Mereka memprotes kenaikan biaya servis atau tambahan penggunaan gedung yang dinilai memberatkan.


Para pedagang lantas bertandang ke Balai Kota Solo untuk audiensi dan meminta Pemkot menjadi penengah antara pedagang dengan pemilik gedung. Salah satu anggota Paguyuban Pedagang PGS, Cahyono, mengatakan biaya servis yang semula Rp57.500/meter persegi naik menjadi Rp80.000/meter persegi itu.


Penarikannya dilakukan setiap bulan. Biaya servis tersebut meliputi pemeliharaan, kebersihan, keamanan, dan promosi. Jumlah pedagang di pusat grosir itu mencapai 400-an.


 “Toko saya ada empat, sehingga sebelumnya kena Rp2,7 juta per bulan belum termasuk listrik. Kalau saya hitung, nantinya jadi Rp4 jutaan per bulan. Kenaikan mulai Maret dan kami sudah menerima edarannya,” katanya kepada wartawan di Balai Kota.


Menurutnya, biaya servis yang dibayar pedagang tak sebanding lantaran fasilitas Pusat Grosir Solo yang kurang terawat. Beberapa kios bocor saat hujan deras dan lantai atas dikatakan seperti tidak memiliki atap.


Setelah edaran itu muncul, Cahyono mengatakan paguyuban pedagang meminta ruang dialog dengan pemilik gedung. Hal itu dilakukan karena selama ini pertemuan selalu diwakili manajemen PGS. “Manajemen tidak bisa memutuskan dan selalu tanya ke pemilik, makanya kami minta pemilik datang langsung untuk berkomunikasi,” imbuh Cahyono.


Dia memastikan pedagang tetap membayar sesuai tarif sebelumnya apabila keinginan bertemu dengan pemilik gedung tidak ditanggapi. Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, Heru Sunardi, mengaku bakal memanggil pemilik maupun manajemen PGS serta pedagang pada Selasa (15/2/2022).


Pertemuan bertujuan menjembatani keinginan pedagang dan menghimpun keterangan dari Pusat Grosir Solo. “Keinginan pedagang, pemiliknya hadir. Kami kirim undangan, tapi kalau mau diwakilkan ya terserah pihak sana. Kami optimistis ada titik temu, karena kami berperan mendorong pemulihan ekonomi di tengah Pandemi seperti saat ini,


(Team)

Bagikan

RadarposTV