Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H Penipuan Belanja Online Marak Terjadi Hati-Hati.

Rabu, 30 Maret 2022 : 06:17



Belanja Online hati-hati

Radar Pos.Com
. - Belanja online atau dalam jaringan menjadi kemudahan tersendiri bagi masyarakat. Namun, penipuan juga mudah dilakukan oleh para penjahat siber. Seperti pada bulan Ramadhan menjelang perayaan hari raya Idul Fitri, menjadi incaran penjahat siber untuk menyebar jebakan berkedok promosi belanja online atau dalam jaringan, salah satunya lewat phising.


"Belanja online dan pembayaran elektronik adalah bagian penting dari kegiatan perayaan dan liburan," kata manajer umum Kaspersky di Asia Tenggara, Yeo Siang Tiong, dikutip dari ANTARA Selasa (29/3/2022).


Banyak keluarga yang menggunakan platform belanja online untuk mempersiapkan keperluan pada bulan Ramadhan. Seperti hari-hari besar lainnya, penjahat siber juga menggunakan momen ini untuk menyebarkan serangan phishing, membuat tautan ke situs palsu untuk mengambil informasi korban


Tiong melihat teknik penyebaran phishing belakangan ini bukan lagi secara acak, penjahat siber memperhatikan tren dan hari besar lokal. Email berisi phishing dan situs web palsu juga dipersonalisasi.
Data Kaspersky untuk Indonesia menunjukkan ada penurunan pangsa pasar pengguna yang terkena upaya phishing, yaitu 3,9 persen pada 2021 dibandingkan dengan 11,6 persen pada 2020.


Sayangnya, penurunan jumlah serangan phishing tidak berarti dunia digital lebih aman. Ketika permintaan belanja online tinggi, maka hal yang sama berlaku untuk serangan phishing.
Penelusuran Kaspersky secara umum menunjukkan halaman phishing paling sering dirancang untuk meniru toko online (17,61 persen), diikuti dengan portal internet global (17,27 persen), sistem pembayaran (13,11 persen) dan perbankan (11,11 persen).


Agar tidak terkena phishing, jangan pernah mengeklik tautan yang tidak jelas, baik melalui pesan instan, SMS atau email, terutama jika tidak kenal dengan pengirim.Jika menggunakan dompet digital atau bank digital, kenali saluran komunikasi resmi platform tersebut, apakah nomor telepon, situs, email maupun akun pesan instan


(R-01)

Bagikan

RadarposTV