Hendak Trek Trekan ABG Di Amankan Polisi : Jembatan Jokowi Di Kragan Karanganyar

Sabtu, 26 Maret 2022 : 06:09


 

Jembatan Jokowi penghubung Kec Gondangrejo dengan Kebakramat ang Halus Sering untuk balapan

Radar pos.Com.Karanganyar-
-- Satlantas Polres Karanganyar membubarkan gerombolan remaja yang diduga hendak melakukan aksi balapan liar di Jembatan Jokowi Desa Kragan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pada Kamis (24/3/2022) petang.


Jembatan di kampung kelahiran ayah Presiden Joko Widodo ini kerap digunakan anak baru gede (ABG) untuk trek-trekan. Dari operasi balap liar Karanganyar itu polisi mengamankan 66 unit sepeda motor berknalpot brong atau tak sesuai standar.


Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Sarwoko, mengatakan 66 unit sepeda motor berknalpot brong itu langsung dibawa ke Mapolres Karanganyar. Pihaknya mengerahkan enam truk untuk mengangkut seluruh motor tersebut.


 “66 motor kami amankan langsung. Motor-motor ini berknalpot tidak sesuai standar dan tidak dilengkapi surat kendaraan,” kata Kasatlantas Kasatlantas mengatakan razia di kawasan tersebut digelar setelah polisi menerima laporan dari masyarakat yang resah dengan gerombolan muda-mudi di sana. Mereka yang berjumlah seratusan ini berkumpul di jembatan penghubung Desa Kebak, Kecamatan Kebakkramat dengan Desa Kragan, Kecamatan Gondangrejo.


Jembatan tersebut dikenal masyarakat sebagai Jembatan Jokowi karena berada di wilayah kampung asal orang tua orang nomor satu di Indonesia ini. Para remaja tersebut diduga hendak melakukan balapan liar menggunakan knalpot brong. “Saat kami datang ke lokasi jumlahnya ada seratusan orang. Mayoritas ABG yang kumpul-kumpul mau balapan liar. Ada yang nonton saja,” tutur dia.


Razia diintensifkan untuk memberi efek jera kepada pelanggar yang mayoritas remaja atau ABG. Mereka mengganti knalpot menjadi brong atau tak sesuai standar untuk gaya-gayaan. Bagi pelanggar, Kasatlantas mengatakan petugas mengamankan kendaraan untuk dibawa ke Mapolres Karanganyar.
Para pelanggar ini diminta mengganti knalpot sesuai standar saat pengambilan sepeda motor di 

Mapolres Karanganyar. Selain itu, sebagai efek jera para pelanggar dijatuhi sanksi tilang dengan denda senilai Rp100.000 sampai Rp250.000. Denda tilang dijatuhi sesuai pelanggaran yang dilakukan. “Sejauh ini kami belum menemukan pelanggar lama terus terjaring lagi. Mereka yang terjaring pemain baru,” ujarnya.


Satlantas Polres Karanganyar akan terus melakukan razia kendaraan tak sesuai standar. Pihaknya juga menggandeng sekolah untuk menertibkan sepeda motor knalpot brong. Hal ini dalam rangka menuju Jawa Tengah Zero Knalpot Tak Standar di wilayah Kabupaten Karanganyar.


Penindakan knalpot brong telah dilaksanakan sejak 2021 lalu. “Kami berkomitmen untuk memerangi keberadaan penggunaan knalpot tidak standar di Kabupaten Karanganyar.


(Team)

Bagikan

RadarposTV