Solo akan Punya Gedung parkir 4 Lantai Nilainya Miliaran Rupiah

Kamis, 24 Februari 2022 : 19:40



Pembangna Parkir di Kawasan Pasar Gede Solo

Radar Pos.Com.Solo--
- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mulai membangun Gedung Parkir Ketandan berkapasitas 700-an kendaraan di Jl. RE Martadinata, Kamis (24/2/2022).Gedung parkir Solo itu terhubung dengan jembatan ke kantong parkir Loji Wetan. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Hari Prihatno, mengatakan pembangunan gedung parkir dilatarbelakangi belum ada ruang parkir di luar badan jalan (off street parking) Kawasan Pasar Gede. Menurutnya, keberadaan parkir tepi jalan di Kawasan Pasar Gede mengurangi kapasitas ruang jalan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas.


“Pembangunan bertujuan memberikan kejelasan dan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh ruang parkir, mengurangi permasalahan lalu lintas akibat parkir di tepi jalan, dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir,” kata dia, dalam laporannya, saat peletakan batu pertama pembangunan Gedung Parkir Ketandan, Kamis pagi.


Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Gedung Parkir Ketandan, Henry Satya Negara, mengatakan gedung parkir tersebut dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022 dengan nilai kontrak Rp12,7 miliar.


Sebagai informasi, Gedung Parkir Ketandan tersebut dibangun di tanah milik pribadi masyarakat dengan dua sertifikat yang lantas dibeli oleh Pemkot. Gedung akan dibangun empat lantai dengan masa pengerjaan 150 hari kalender.


Nantinya, gedung parkir itu bisa menampung 24 kendaraan roda empat dan 744 kendaraan roda dua. Perinciannya, lantai satu untuk kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua di lantai dua, tiga, dan empat.


 “Gedung parkir ini diharapkan bisa menampung kebutuhan parkir kendaraan roda dua di Kawasan Pasar Gede. Sedangkan, kendaraan roda empat memang belum mencukupi,” jelasnya, ditemui di lokasi.
“Tapi, kami sudah merampungkan detail engineering design (DED) gedung parkir kendaraan roda empat di kantong parkir Loji Wetan. Rencananya dibangun tiga lantai yang menampung 300-an kendaraan roda empat. Tinggal mengajukan anggaran,” imbuh dia.


Henry mengatakan setelah Gedung Parkir Ketandan rampung, parkir kendaraan roda empat di Kawasan Pasar Gede bakal diatur paralel khusus bongkar muat. Kemudian, kendaraan roda dua harus masuk gedung. “Nanti disediakan vallet parkir untuk Gedung Parkir Ketandan,” imbuh Henry.


Gedung Parkir Ketandan dan Gedung Parkir Loji Wetan telah terhubung jembatan yang dibangun tahun lalu. Jembatan membentang di atas Kali Pepe itu bisa dilewati kendaraan bertonase 10 ton ke atas. Jembatan dibangun dengan tata cahaya khusus sehingga semakin menarik di malam hari. Ornamen batik sebagai pelengkap juga menghiasi struktur jembatan.


Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, menyampaikan perkembangan kepemilikan kendaraan bermotor semakin meningkat akan membawa masalah transportasi. Seperti, masalah kemacetan lalu lintas hingga ketersediaan lahan parkir. Meski telah ada area parkir yang disediakan namun tetap saja banyak pengunjung yang memarkirkan kendaraannya di luar area parkir resmi.


Minimnya lahan parkir akan memicu munculnya parkir liar terutama menggunakan lahan trotoar. Selain mengganggu kelancaran lalu lintas, juga membatasi mobilitas pejalan kaki yang akan menggunakan trotoar.


Penertiban parkir liar sudah dilakukan dengan banyak cara. Mulai dari mencabut pentil, menderek, hingga membagi zona parkir kendaraan. Ternyata pengguna kendaraan tetap menggunakan jasa parkiran liar.“Adanya penertiban parkir dan tersedianya lahan parkir resmi tentunya 

(R-01)

Bagikan

RadarposTV