Tronton Seruduk 20 Kendaraan di Balikpapan, Lima Orang Tewas

Jumat, 21 Januari 2022 : 20:38


Laka Lantas karena Rem Blong

Radar Pos.Com.Kaltim
— Kecelakaan maut terjadi di turunan Muara Rapak, Balikpapan Utara, Jumat (21/1) pagi sekitar pukul 06.15 WITA. Sebuah truk kontainer menabrak sekitar 20 kendaraan roda dua maupun roda empat. 


Lima nyawa melayang dan puluhan luka-luka. Melansir dari laman ntmcpolri.info, kejadian bermula saat truk tronton kontainer warna merah KT 8534 AJ melaju dari arah Kilo menuju simpang lima lampu merah Muara Rapak.


 Truk berisi kapur pembersih air dengan berat 20 ton itu hendak menuju Kampung Baru. Pengendara Motor Terjatuh Lalu Tewas Namun, saat melintas di Km 0,5 tepatnya di depan Rajawali Foto, kondisi pengereman truk mulai tidak berfungsi.


 Sopir truk, Muhammad Ali (48) warga Jalan Tanjungpura Kelurahan Telaga Sari, Balikpapan Kota, mencoba mengurangi porsneling dari 4 ke 3. 


Namun, sesampainya di depan Bank Mandiri, sistem pengereman tidak berfungsi total, dan truk nahas tersebut meluncur turun dengan kecepatan tinggi. “Posisi pada saat itu lampu merah, jadi kendaraan banyak berhenti menunggu lampu hijau,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian. 


Mobil yang Di Tabrak

Truk tronton yang tidak terkendali langsung menghantam kendaraan yang ada di depannya. Ada 14 sepeda motor dan enam unit mobil yang ditabrak oleh truk nahas itu. Bahkan dari rekaman CCTV Dinas Perhubungan terlihat mobil Ayla berwarna merah sempat melambung ke udara setelah ditubruk truk tersebut.

 
Dari data sementara yang dihimpun ada lima orang meninggal dunia dalam insiden tersebut, empat orang luka berat dan puluhan lainnya luka ringan.

 
Atas kejadian ini, Mabes Polri menurunkan tim analisis kecelakaan untuk mengusut tabrakan beruntun itu. Polisi kini tengah melakukan pemeriksaan terhadap sopir kendaraan besar tersebut.

 
“Keterangan supir truk tronton, pompa angin rem tidak berfungsi sehingga menyebabkan terjadinya rem blong,” tutur Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Jumat (21/1).

 
Menurut Dedi, tim Traffic Accident Analysis (TAA) Korlantas Polri masih berupaya memastikan penyebab utama terjadinya kecelakaan tersebut. “Untuk back up proses pembuktian secara ilmiah penyebab kecelakaan menonjol tersebut yang mengakibatkan saat ini lima orang meninggal dunia dan 14 orang luka-luka,” kata Dedi.


(Team)
 

Bagikan

RadarposTV