Bulan Februari 2022, PAUD dan SD di Karanganyar Mulai PTMVaksin Terus Di Genjot

Minggu, 23 Januari 2022 : 17:54

 
 

 PTM Anak Sekolah Dasar

Radar Pos.com.Karanganyar
---- Pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen terbatas bagi siswa PAUD dan SD akan diselenggarakan mulai Februari. Diharapkan capaian vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun tuntas sebelum PTM dimulai.


Sekretaris Disdikbud Karanganyar, Nurini Retno Hartati, PTM 100% terbatas pada jenjang PAUD dan SD ini merupakan lanjutan dari PTM SMP yang sudah dilaksanakan 100% terbatas sejak 2 Januari 2022.


“Rencana PTM untuk PAUD dan SD masih tetap, Februari. Karena untuk yang SMP kan sudah dimulai sejak dulu dan vaksinasi Covid-19 untuk mereka sudah selesai,” ujarnya pekan lalu.Salah satu persiapan PTM PAUD dan SD ini juga vaksinasi, khususnya usia 6-11 tahun yang saat ini prosesnya terus berjalan. 

Menurutnya, meskipun vaksinasi Covid-19 tidak menjadi syarat mutlak PTM, namun pihaknya meminta kepada orang tua siswa untuk memvaksinasi anak-anak mereka sesuai jadwal untuk sekolah masing-masing.


“Vaksinasi memang tidak menjadi syarat mutlak untuk ikut PTM, tetapi kami sangat menyarankan agar orang tua memvaksinasi anaknya sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan untuk sekolah masing-masing,” imbuh Nurini.


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar, Purwati mengatakan pihaknya terus mengupayakan percepatan penyuntikan vaksinasi ini di sekolah-sekolah. “Kami upayakan terus agar capaian vaksinasi ini bisa 100 persen dan anak-anak bisa masuk sekolah dengan lebih aman,” kata dia.


Sementara itu, vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun di Karanganyar hingga Sabtu (22/1/2022) mencapai 88.55 persen atau 72.457 anak dari 81.828 anak yang menjadi sasaran.
Vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun di Karanganyar diluncurkan 27 Desember 2021. 

Vaksinasi dilaksanakan serentak di sekolah-sekolah di wilayah 21 puskesmas di Karanganyar. Penyuntikan dosis I bagi anak usia 6-11 tahun ini ditarget sebelumnya ditarget selesai pertengahan Januari 2022.


Sebelumnya, Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta kepala sekolah untuk memberikan pengertian kepada guru agar memberikan narasi positif kepada siswa tentang Covid-19. Jangan sampai guru memberikan narasi negatif Covid-19 sehingga siswa takut pergi ke sekolah.


“Pada saat pembelajaran tatap muka [PTM] jangan sampai narasi menakut-nakuti atau negatif yang membuat anak tidak percaya diri. Masker hanya alat, tapi anak harus dibangun mengerti berdamai dengan Covid-19. Prinsipnya belajar saat ini berdamai dengan Covid-19.
 

 Hal ini yang menjadi prioritas utama dan tidak perlu mengejar efektif akademik. Sebab masuknya juga belum normal,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi dan Pembinaan MKKS SMP Se-Karanganyar di Gedung PGRI di Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, beberapa waktu lalu

(R-01)
 

Bagikan

RadarposTV