2 Pelaku ditangkap Polres Ponorogo Gagalkan Penjualan 90 Ton Pupuk Bersubsidi Ilegal

Jumat, 28 Januari 2022 : 06:31



Polres Ponorogo Jatim

Radar Pos.com.Ponorogo
--- Satreskrim Polres Ponorogo berhasil membekuk dua orang yang diduga menjualbelikan pupuk bersubsidi secara ilegal. Dari tangan dua tersangka, polisi menyita 11,45 ton pupuk bersubsidi berbagai jenis.


Dua orang yang ditangkap tersebut bernama Bagus Yudha Kristiawan, 28, dan Bonadji, 58. Keduanya merupakan warga Dukuh Plosorejo, Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo.
Kapolres Ponorogo, AKBP Catur C. Wibowo, mengatakan kedua tersangka ditangkap pada Rabu (26/1/2022). Mereka diduga kuat memperjualbelikan pupuk bersubsidi hingga membuat pupuk bantuan dari pemerintah itu langka.


Dari keterangan tersangka, pupuk bersubsidi itu mereka dapatkan dari Pamekasan, Madur dan yang dijual kembali di wilayah Pulung. “Aksi pelaku ini bukan cuma sekali dua kali. Tetapi sudah sering. Total ada 90 ton lebih pupuk bersubsidi yang masuk dan dibawa pelaku dari Madura untuk dijual di Pulung, Ponorogo,” kata Kapolres kepada wartawan, Kamis (27/1/2022).


Sebelumnya, petugas dari Satreskrim Polres Ponorogo mendapat informasi dari masyarakat di Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung, ada orang yang memperjualbelikan pupuk bersubsidi tanpa izin pihak yang berwenang.


Setelah diselidiki, kedua tersangka itu tertangkap tangan memperjualbelikan pupuk bersubsidi tanpa izin di jalan raya Ponorogo-Pulung, tepatnya di Desa Sidoharjo, Kecamatan Pulung.


 “Kedua tersangka ini ditangkap saat mengangkut pupuk bersubsidi. Selanjutnya terlapor dan barang bukti dibawa ke Satreskrim Polres Ponorogo untuk proses penyidikan lebih lanjut,” jelas dia.
Catur menuturkan tersangka menjual pupuk itu secara eceran kepada kelompok tani atau petani. Pupuk bersubsidi itu dijual harga antara Rp140.000 sampai Rp180.000 per sak berisi 50 kg.

(Team)
 

Bagikan

RadarposTV