Mobil Espas Terbakar Meledak di Jalan Solo-Purwodadi Tepatnya di Depan SD N 1 Tuban Godangrejo

Selasa, 28 Desember 2021 : 06:13





Wardi disamping kepala Desa Dayu

Radar Pos.Com.Karanganyar-
--– Kebakaran Mobil Espas  Gara-gara Pertalite tumpah di kabin, sebuah  mobil yang dinaiki sepasang suami istri hangus terbakar di Jl Solo-Purwodadi KM 12 Dukuh Banjarejo Desa Tuban atau tepat di depan SDN 01 Tuban Gondangrejo, Senin (27/12) pukul 09.30 WIB. Seorang penumpang mengalami luka bakar ringan akibat terjebak api di dalam mobil.

Peristiwa itu terjadi saat mobil Daihatsu Espass bernopol AD 1091 NH itu melaju Mobil itu disopiri Wardi asal Dukuh Tanjung Rt 03/Rw IV Desa Dayu Kecamatan Gondangrejo.saat dikantor Polisi Wardi juga didampingi Kepala Desa Dayu Agus dan Saudaranya.


Kapolsek Gondangrejo
Di dalam mobil itu juga ada istrinya, Surati. Dua orang di dalam mobil itu baru saja selesai berbelanja BBM Pertalite di SPBU Kalijambe. Total BBM yang dibayarkan Rp 500 ribu itu diisikan ke lima jeriken, lalu dimasukkan ke dalam kabin.Setelah melaju beberapa saat, lalu berhenti untuk membeli pakan kucing yang terletak di seberang SDN 01 Tuban Gondangrejo.


Begitu melaju lagi, salah satu jeriken ternyata tumpah. Aroma pekat BBM memenuhi ruangan kabin. Surati berusaha membetulkan letak jeriken. Namun ternyata tumpahannya merembes ke bawah. Tak disangka menyulut api yang kemudian merembet ke kabin.


“Sopir yang menyadari hal itu langsung meloncat keluar. Sedang di dalamnya, api membakar kabin. Istrinya masih di dalam. Tanpa berpikir lagi, ia langsung menarik istrinya keluar mobil,” kata Kapolsek Gondangrejo Iptu S Widiatmoko Mewakili Kapolres karanganyar saat di temui awak media


Mobil Terbakar yang sudah di Garis Polisi

Surati beruntung dapat keluar dari sana meski mengalami luka bakar ringan. Setelah menjauh, terdengar suara ledakan beberapa kali. Mobil itu dilumat si jago merah.Ruas jalanpun  mendadak lengang karena pengguna jalan menjauhinya. Mereka hanya bisa mengabadikan kebakaran mobil tanpa bisa berbuat banyak. Setelah api padam dibantu Damkar Kabupaten Sragen, petugas pun mendekat untuk memasang garis polisi.


Kapolsek mengatakan, pasangan suami istri itu dimintai keterangan mengenai kronologis kejadian. Berdasarkan keterangannya, kerugian mencapai Rp 27 juta.dan tidak ada korban jiwa 


(R-01).

Bagikan

RadarposTV