Kolam lele keluarga Meningkatan Perekonomian dan Cegah Stunting Masyarakat Jatim

Jumat, 03 Desember 2021 : 18:14

saat Menjau Kolam Lele dari DinasKelautan dan Perikanan Jatim
 Radar Pos.Com.Surabaya
-----Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur melalui Bidang Budidaya perikanan menggelar pameran dalam rangka memperingati Hari Perikanan Nasional ke 8 tahun 2021. Acara digelar di Ballroom Dyandra Convention Centre Surabaya pada tanggal 24-25 November 2021.


Dalam pameran tersebut salah satu yang menarik perhatian pengunjung adalah stand berjudul KOLEGA alias Kolam Lele Keluarga. KOLEGA ini adalah cara paling mudah dalam membudidayakan Ikan Lele di lahan terbatas maupun di rumah. Karena menggunakan system pembudidayaan secara Bioflok, bisa dilakukan dengan tempat dan peralatan sederhana. Yakni dengan menggunakan Bak Kolam plastik kapasitas 1 meter kubik. 


Kepala Bidang Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur, Hari Pranoto mengatakan  program KOLEGA adalah upaya inisiatif untuk memperluas budidaya ikan Lele hingga tingkat keluarga. Dinas Kelautan dan Perikanan memberikan paket bantuan kepada masyarakat hingga tingkat desa. 


“Pembudidayaan dengan cara KOLEGA sudah berlangsung sejak 2018, untuk tahun ini terdapat 11 kabupaten/kota dimana 1 paket ada 40 penerima bantuan Kolam Lele Keluarga,” ujar Hari, saat ditemui di lokasi pameran.Setiap paket Kolam Lele Keluarga itu terdiri dari bibit ikan lele sebanyak 1000 ekor, kemudian pakan, air blower bak tampung dengan kombinasi rangka aluminium yang cukup kuat dan sejumlah perlengkapan pendukung lainnya. 


“Penerima bantuan Kolam Lele Keluarga ini tinggal menggunakan saja, sangat mudah,” terangnya.
Jika satu bak kolam ukuran 1 meter kubik ini diisi 1000 bibit ikan lele, diharapkan mampu menghasilkan panen 1 kwintal ikan lele yang layak konsumsi. Karena disatu sisi, Dinas Kelautan dan Perikanan ingin pencapaian produksi perikanan budidaya itu bisa tercapai. 


“Dengan cara ini kita harapkan bisa memanfaatkan lahan sempit untuk kegiatan budidaya. Lebih utama lagi dapat mencegah stunting di 11 kabupaten kota yang angka stuntingnya masih tinggi,” ujar Hari. Dimana stunting atau kurangnya pertumbuhan tinggi balita karena gizi yang tidak tercukupi.
Ikan mengandung banyak kandungan gizi esensial yang sangat bermanfaat. Pada setiap ekor ikan terkandung berbagai macam mineral, vitamin, protein dan asam lemak yang sangat bermafaat untuk kesehatan serta membantu perkembangan otak dan kecerdasan.


"Dengan makan ikan Lele bisa mencerdaskan masyarakat dan mencegah stunting," sahutnya.
Secara ekonomi, lanjut Hari, Kolam Lele Keluarga juga sangat membantu. Karena Dinas Kelautan dan Perikanan juga melakukan bimbingan teknis terutama dari instalasi yang mengajarkannya. Sehingga ada pendampingan seminggu sekali atau sebulan kita lakukan pembinaannya. Karena kunci keberhasilan budidaya lele ini adalah 21 hari awal. “Hasil produksi lele budidaya program KOLEGA  ini sekian persen untuk konsumsi sendiri. Sisanya bisa dijual di pasar atau warung makanan terdekat untuk menambah pendapatan ekonomi,” pungkasnya.


Selain menghadirkan stand Kolam Lele Keluarga, Bidang Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim ini juga menghadirkan beragam budidaya perikanan kelautan yang ada di Jatim. Seperti budidaya ikan cupang, ikan Koi, Ikan Hias, Lobster hingga Produksi Mutiara. 

(Ris*)

 

Bagikan

RadarposTV