Pentingnya Informasi Gizi Produk Perikanan Melalui Nilai Nutrition FACT

Selasa, 30 November 2021 : 06:01


 

inilah Produk peikanan dari Jawa Timur

Radar Pos.Com.Surabaya
---Jawa Timur memiliki potensi perikanan yang harus dimanfaatkan secara optimal dan lestari untuk kemakmuran masyarakat. Jawa Timur memiliki garis pantai sepanjang 3.498,12 Km dengan luas 54.718 Km2 dan pulau sebanyak 427 pulau. Maka Jawa Timur memiliki potensi perikanan yang harus dimanfaatkan secara optimal dan lestari untuk bangsa, terutama dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung ketahanan pangan dan gizi nasional. Ketahanan pangan nasional serta pemenuhan gizi masyarakat, terutama protein, telah menjadi perhatian serius pemerintah. 


"Dalam rangka memperingati Hari Ikan Nasional (HARKANAS), Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur mengadakan serangkaian acara yang diselenggarakan di Dyandra Convention Center Surabaya selama 3 hari yaitu 23-25 November 2021.

 Dalam peringatan HARKANNAS tersebut mengusung tema “Ikan Untuk Generasi Tangguh dan Unggul”. Hal ini menunjukkan bahwa pangan dan gizi adalah hal yang saling terkait dan saat ini masih menjadi masalah nasional yang perlu diselesaikan. Untuk memeriahkan peringatan Harkannas Ke-8 Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur melakukan talk show Nutrition fact.


Narasumber talk show Nutrition fact adalah Ibu Nur Hidayah, S. Si., Apt dari BPOM Surabaya. Talkswhow  terhadap produk hasil perikanan di UKM. Dalam Talk show tersebut membahas pentingnya Informasi Nilai Gizi (ING)pada label pangan produk perikanan. 


Dikatakan Nur Hidayah, Nilai Gizi (ING) adalah daftar kandungan zat gizi dan zat nongizi Pangan Olahan sebagaimana produk Pangan Olahan dijual (as sold) sesuai dengan format yang dibakukan. Angka Kecukupan Gizi (AKG) adalah suatu nilai yang menunjukkan kebutuhan rata-rata Zat Gizi tertentu yang harus dipenuhi setiap hari bagi hampir semua orang dengan karakteristik tertentu yang meliputi umur, jenis kelamin, tingkat aktivitas fisik, dan kondisi fisiologis, untuk hidup sehat. Takaran Saji adalah jumlah Pangan Olahan yang wajar dikonsumsi dalam satu kali makan, yang sesuai untuk Pangan Olahan tersebut. Jumlah sajian per kemasan adalah jumlah Takaran Saji yang terdapat dalam satu kemasan Pangan. Persen AKG berdasarkan kebutuhan energi 2150 kkal. Kebutuhan energi anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah.


“Energi total, Lemak Total, Lemak Jenuh, Protein, Kharbohidrat Total, Gula dan Natrium. Sedangkan untuk zat gizi yang wajib dicantumkan dengan persyaratan tertentu adalah Lemak Trans, Kolesterol dan Serat Pangan. Zat gizi yang dapat dicantumkan adalah Energi dari Lemak, Energi dari Lemak Jenuh, Lemak Tidak Jenuh Tunggal, Lemak Tidak Jenuh Ganda, Serat Pangan Larut, Serat Pangan Tidak Larut, gula, Alkohol, vitamin dan Mineral”, terangnya


 Peringatan Hari Ikan Provinsi Jawa Timur
Dari berbagai informasi gizi tersebut, Dinas Kelautan dan Kelautan provinsi Jawa timur melakukan pengujian Nutrition Fact terhadap produk perikanan yang dihasilkan para UMKM di Jawa Timur.
Berbagai upaya pun terus dilakukan, salah satunya dengan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ikan sebagai bahan pangan yang mengandung protein berkualitas tinggi.


Kegiatan Harkannas juga menampilkan Galeri Produk Hasil Uji Nutrition Fact yaitu produk perikanan  dari para UMKM yang sudah dilakukan uji nutrition fact. Hasil uji yang ditampilkan teridri dari kelompok olahan beku atau frozen food, ikan kering, krupuk ikan atau udang, sambal, abon ikan.


“Galeri ini menginformasikan kepada masyarakat bahwa kandungan gizi pada produk perikanan sangat diperlukan oleh tubuh, maka dengan mengkonsumsi ikan diharapkan menjadi Generasi Tangguh dan Unggul”, jelas Nur Hidayah.


(Ris)

Bagikan

RadarposTV