Ibadah Haji di Karanganyar Capai 30 Tahun Tapi Tak mengurangi Niat para Jemaah

Sabtu, 13 November 2021 : 06:29


   
 

Kemenag Karanganyar

Radar Pos.Com.Karanganyar
---- Pemerintah Indonesia dalam dua tahun terakhir ini tidak memberangkatkan jemaah haji ke Tanah Suci Mekkah karena Covid-19. Hal ini membuat daftar antrean haji jadi semakin panjang dan lama.


Meski demikian, hal itu tak mengurangi antusiasme warga Karanganyar untuk mendaftar ibadah haji. Menurut catatan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Karanganyar, rata-rata tiap bulan ada 10 warga yang mendaftar pergi haji.


Sementara itu, dengan adanya penundaan pemberangkatan jemaah haji akibat pandemi Covid-19 dan terus bertambahnya pendaftar, maka waktu tunggu keberangkatan ke Tanah Suci di Karanganyar saat ini mencapai 30 tahun.


 “Dikarenakan pandemi Covid-19 waktu tunggu keberangkatan haji menjadi 30 tahun,” kata Kepala Kemenag Karanganyar, Wiharso, di Gedung DPRD Karanganyar, Selasa (9/11/2021).
Ia menambahkan untuk mendaftar haji, warga minimal harus memesan kursi dengan menyetor uang Rp25 juta. Biaya perjalanan haji akan disesuaikan dengan kondisi saat tahun keberangkatan.


Pada bagian lain, meski perjalanan haji mereka tertunda selama dua tahun, belum ada jemaah calon haji asal Karanganyar yang menarik biaya pelunasan haji. “Karena sekarang jika yang ingin naik haji itu meninggal, bisa digantikan oleh anaknya atau ahli warisnya,” kata Wiharso.


Sedangkan untuk kegiatan manasik haji saat ini terus dilakukan karena merupakan kegiatan rutin tahunan, tidak hanya pada saat musim pemberangkatan haji.


“Dari IPHI [Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia] dan KBIH [Kelompok Bimbingan Ibadah Haji] juga melakukannya sepanjang tahun dan manasik kita tidak terbatas tatap muka, jadi di aplikasi manasik haji kita sudah bisa diikuti dengan media sosial yang ada,” kata Wiharso

(R-01)

 

Bagikan

RadarposTV