Biaya Umrah Murah 10 juta dan Investasi Bodong Warga Mojokerto Tertipu

Rabu, 17 November 2021 : 05:26



 


Jumpa Pers Polres Mojokero Jawa Timur

Radar Pos.Com.Mojokerto
– Lantaran tergiur biaya umrah murah dan investasi bodong, ratusan orang di Mojokerto tertipu hingga merugi miliaran rupiah.  Pelaku bernama Muhammad Nasir (43) warga Nginden Jangkungan.


Dikutip dari suara.com, Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar, pelaku menjalankan aksinya sejak 2019. Dia datang ke Mojokerto untuk menawarkan jasa pemberangkatan umrah.


 “Nasir ini menawarkan jasa pemberangkatan umrah hanya dengan Rp 10 Juta, padahal pada saat itu biaya Umroh berada di kisaran Rp 21 hingga Rp 27 juta,” kata Ginanjar, Selasa (16/11).
Dia menambahkan, sekitar bulan April 2020 tersangka datang ke Mojokerto untuk menawarkan, dan meyakinkan investasi dengan keuntungan menggiurkan, yakni 14 persen dalam waktu 15 bulan.


“Dengan modal mulai Rp 1 Juta tentunya banyak orang yang tergiur untuk bergabung. Alhasil tersangka berhasil meyakinkan 13 orang dengan total nilai investasi Rp 130 Juta,” jelasnya.
Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo menambahkan, tak hanya 13 orang yang mengalami kerugian investasi bodong tersebut.


“Masih ada 15 orang lainnya yang tertipu investasi bodong ini, dengan nilai investasi masing-masing orang Rp 7,5 Juta,” katanya.“Dari Sidoarjo ada tiga orang, Bangkalan satu orang, Pasuran empat orang, Gresik dua orang, Indramayu sebanyak tiga orang dan terakhir Mojokerto ada dua orang,” ujar Andaru.


Sedangkan untuk investasi usaha dengan korban dari Mojokerto totalnya Rp 284 Juta dan masih ada 200 orang dengan total kerugian mencapai Rp 1,5 Miliar. Korban penipuan mencapai 232 orang dengan total kerugian Rp 2,027 Miliar.


“Tersangka kita kenakan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman selama-lamanya 4 tahun penjara,” tegasnya.

(Team)

 

Bagikan

RadarposTV