Jubir Presiden: Jokowi Tolak Wacana Jabatan Tiga Periode

Minggu, 12 September 2021 : 10:07



 

Presiden Jokowi

Radar Pos.Com.Jakarta
----Isu amandemen UUD 1945 kembali mencuat di tengah-tengah masyarakat. Bersamaan dengan itu, wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode pun turut dibicarakan.


Namun demikian, Juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman menegaskan, bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) menolak wacana penambahan masa jabatan presiden.


Fadjroel kembali mengulang pernyataan Jokowi pada 15 Maret 2021 lalu, bahwa dirinya tidak memiliki niat dan tidak berminat untuk menjadi kepala negara selama tiga periode. Justru Jokowi mengajak kepada seluruh pihak untuk menjaga amanah konstitusi UUD 1945 kalau presiden dan wakil presiden itu hanya menjabat selama dua periode.


“Ini adalah sikap politik presiden Joko Widodo untuk menolak wacana presiden tiga periode maupun memperpanjang masa jabatan presiden,” kata Fadjroel dalam sebuah video yang dikutip suara.com, Sabtu (11/9).


Presiden Jokowi, kata Fadjroel, memahami kalau amandemen UUD 1945 itu menjadi kewenangan MPR RI sepenuhnya.


Selain itu mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga menunjukkan kesetiaannya kepada konstitusi UUD 1945 dan amanah reformasi 1988.


Dalam Pasal 7 UUD 1945 amandemen pertama disebutkan, presiden dan wakil presiden memegang jabatannya selama lima tahun dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan.


“Pasal 7 UUD 1945 amandemen pertama merupakan masterpiece dari gerakan demokrasi dan reformasi 1998 yang harus kita jaga bersama,” tegasnya

(R-01)

 

Bagikan

RadarposTV