BKKBN Alokasikan Rp400 Miliar untuk Program KB dan Membuka Program Sejuta Aseptor

Kamis, 30 September 2021 : 06:27



 


Program KB

Radar Pos.Com.Solo
– Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) tahun ini mengalokasikan dana APBN 2021 senilai Rp400 miliar untuk program Keluarga Berencana (KB).

 Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan, pihaknya mengubah strategi penyuluh dengan boleh membawa alat kontrasepsi yang disampaikan ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).
Ia juga membuka layanan KB di banyak titik, juga meluncurkan Gerakan Sejuta Akseptor dan melakukan pemasangan alat kontrasepsi gratis, mudah diakses dan tersedia.


 “Kami juga menyalurkan Dana Alokasi Khusus ke kabupaten/kota. Jika sebelum pandemi dana untuk program KB Rp62 miliar, maka pada 2020-2021 ditingkatkan menjadi Rp400 miliar,” kata dia, Rabu (29/9).


Ia menyebut klaim BPJS untuk pemasangan alat kontrasepsi juga dipermudah. Dimana anggaran bisa diklaim ke Dinas Keluarga Berencana kota setempat.


“Terkait jasa bidan dan dokter yang melakukan jasa pemasangan kontrasepsi juga mudah,” kata Hasto.
Dalam hal edukasi reproduksi, lanjut dia, pentingnya mengubah persepsi tentang pendidikan seksual, mengingat pendidikan ini sangat perlu dilakukan sejak dini, bahkan kepada anak anak.


Pendidikan seksual, menurutnya, tidak sekadar tentang hubungan seksual, melainkan juga perlindungan kesehatan sehingga jangan dianggap tabu.


“Kami menyarankan pada orang tua memulai pembicaraan edukasi seksual dari sisi kesehatan, disesuaikan dengan kebutuhan usia dan dikemas baik,

(R-01)

 

Bagikan

RadarposTV