Kemenag Karanganyar Imbau Warga Shalat Idul Adha di Kediaman Masing masing

Rabu, 07 Juli 2021 : 06:40


 

Kemenag  Karanganyar Wiharso

Radar Pos.Com.Karanganyar
– Kementerian agama (Kemenag) Karanganyar mengimbau seluruh warga Karanganyar melaksanakan shalat Idul Idha di kediaman masing-masing. Himbauan tersebut mengacu kepada SE Menag No  17/2021 tentang peniadaan peribadatan di tempat ibadah,  malam takbiran, shalat Idul adha, dan petunjuk teknis pelaksanaan Qurban 2021 di wilayah penerapan PPKM Darurat.


Hal tersebut dikatakan Kepala Kemenag Karanganyar Wiharso kepada sejumlah wartawan Selasa (06/07/2021). Menurut Wiharso berdasarkan SE Menag tersebut, saat PPKM Darurat,  peribadatan di tempat ibadah dan tempat umum lain yang difungsikan sebagai tempat ibadah  yang dikelola masyarakat, pemerintah maupun perusahaan, ditiadakan sementara dari kegiatan peribadatan.


Demikian halnya dengan malam takbiran hari raya Idul Adha ditiadakan di seluruh kabupaten/ kota.
 “Untuk penyembelihan hewan qurban dilakukan sesuai dengan syariat Islam. Pelaksanaannya dilakukan di rumah potong hewan. Seandainya dilakukan di masjid, pelaksanannya diharapkan satu hari setelah shalat Idul Adha. Hal ini untuk menghindari kerumunan.  Penyembelihan dalam waktu 3 hari 11, 12, 13 Zhulhijjah,”jelasnya.


Demikian halnya dengan pendistribusian daging hewan qurban. Panitia, ujar Wiharso mengatarkan langsung kepada waga yang berhak menerima sehingga tidak terjadi kerumunan.


“Dari berbagai rangkaian kegiatan Idul Adha tersebut, kami tekankan agar seluruhnya dilaksanakan sesuai dengan protokol lesehatan. Kita berharap agar masyarakat mematuhi himbauan ini sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19,”ujarnya.


Sementara itu, ketika disinggung adanya satu pondok pesantren yang melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) Wiharso memastikan bahwa informasi tersebut (PTM, red) tidak benar.


 “Saya memang dapat laporan. Namun setelah saya lakukan pemeriksaan ke lapangan bahwa informasi itu tidak benar. Saya pastikan tidak ada PTM yang dilakukan oleh pondok pesantren di wilayah Karanganyar. Para guru hanya melakukan rapat untuk menentukan langkah lanjutan ditengah penerapan PPKM.


(Team)

 

Bagikan

RadarposTV