1 Juni Lahirnya Pancasila, Jokowi: Waspadai Ideologi Transnasional

Selasa, 01 Juni 2021 : 17:39



Lambang Garuda Pancasila

Radar Pos.Com.Jakarta
— Presiden Joko Widodo menjadi Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Selasa (1/6).


Momentum Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, kata Presiden Jokowi, harus mampu memperkokoh penerapan setiap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Sehingga, seluruh lapisan masyarakat dapat melakukan hal di atas pada kehidupan sehari-hari.


 “Benar-benar kita manfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” kata Presiden Jokowi, melalui siaran virtual yang ditayangkan Kominfo TV.
Menurut Presiden, peringatan Hari Lahir Pancasila harus senantiasa digaungkan oleh berbagai instansi di Tanah Air. Guna memperkuat terus menerus penerapan nilai-nilai Pancasila dalam setiap sendi kehidupan masyarakat.


Ini penting dilakukan, mengingat setiap tantangan yang berasal dari dalam yang luar negeri dapat diantisipasi dengan menerapkan sepenuhnya nilai Pancasila. Contohnya, rivalitas dengan ideologi transnasional radikal yang berpotensi melunturkan ideologi Pancasila.


Presiden Jokowi saat Upacara Peringati Lahirnya Pancasila

“Globalisasi dan interaksi antar belahan dunia tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan. Kita waspadai adalah meningkatnya rivalitas dan kompetisi termasuk fasilitas antar pandangan,” kata Jokowi –seperti dilansir laman infopublik.id.


Dengan kemudahan akses telekomunikasi yang disediakan pemerintah saat ini, ideologi lain dapat mengancam eksistensi Pancasila di dalam negeri. Ditambah dengan disrupsi informasi yang dapat dimanfaatkan oleh oknum pada ruang digital saat ini.


Oleh karena itu, peringatan Hari Lahir Pancasila dapat dijadikan sebagai medium dalam memperkokohnya. Nilai yang terkandung dalam ideologi di atas dapat dimanfaatkan sebagai pondasi melawan ideologi radikal yang kerap muncul saat ini.


“Ideologi Pancasila harus menjadi pondasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang keindonesiaan,” imbuhnya


(R-01)
 

Bagikan

RadarposTV