Walikota Solo Gibran Komitmen Pertahankan Aset Milik Pemkot Sriwedari

Jumat, 28 Mei 2021 : 12:32



 


Taman Sriwedarai Solo

Radar Pos.Com.Solo
— Pemkot Solo kembali memperjuangkan aset tanah Sriwedari dengan mengambil langkah mengugat putusan inkrah Mahkamah Agung (MA) di Pengadilan Negeri (PN) Solo.


Dalam isi gugatan tersebut, terdapat sebagian objek milik Pemkot Solo yaitu HP 26 dan HP 47 yang selama ini tidak pernah disentuh perkara sengketa.Menanggapi adanya gugatan tersebut, Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka mendukung penuh upaya Pemkot Solo mempertahankan aset Sriwedari.


“Gugatan Sriwedari kita tunggu saja prosesnya. Nanti hasilnya apa kita perjuangkan sekeras mungkin,” ujar Gibran pada media di Balai Kota Solo, Kamis (27/5).Gibran menegaskan aset Sriwedari merupakan aset terbesar milik Pemkot Solo sehingga harus dipertahankan. Pemkot akan tetap sekuat tenaga mempertahanman aset aset tersebut.


“Sriwedari ini aset terbesar kita. Mari kita tunggu prosesnya lalui Pokoknya terbaik bagi masyarakat Solo. Kita pertahankan aset Pemkot,” kata dia.


Kuasa Hukum Pemerintah Kota Solo

Diberitakan sebelumnya, Solo-Pemkot Solo tak mau menyerah begitu saja dalam mempertahankan aset Tanah Sriwedari yang terancam dieksekusi Pengadilan Negeri (PN) Solo. Terbaru upaya mempertahankan aset itu dilakukan dengan mengajukan gugatan baru di PN Solo.


“Upaya kami memperjuangkan lahan Sriwedari menjadi milik warga Solo tengah dilakukan dengan menggunakan peluang mempertahankan tanah milik Pemkot,” ujar Kuasa Hukum Pemkot Solo, Theo Wahyu Winarto, Selasa (25/5).


Ia mengatakan perkembangan terakhir Pengadilan Negeri (PN) Solo telah menerbitkan penetapan pengosongan paksa lahan seluas 99.889 meter persegi tersebut. Hal itu menjadi sorotan Pemkot Solo karena ada putusan cacat hukum.


“Kami melawan putusan-putusan yang sudah dinyatakan inkrah baik oleh PN, PT, Kasasi hingga MA (Mahkamah Agung) tersebut,

(Team)
 

Bagikan

RadarposTV