lebaran Pedagang Waduk Gajah Mungkur Agar Tetap Buka

Kamis, 22 April 2021 : 15:42


 
 

Bupati Wonogiri Joko Sutopo

Radar Pos.Com.Wonogiri
— Sejumlah pedagang berharap Pemerintah Kabupaten Wonogiri tetap membuka Wisata Waduk Gajah Mungkur atau WGM pada momentum Lebaran mendatang. Pedagang ingin bisa berjualan dan mendapatkan penghasilan sebelum berhenti berdagang saat proyek pengembangan Wisata WGM dilaksanakan.


Pedagang aneka minuman, Lestari, 33, saat ditemui Solopos.com di area selter pedagang di Wisata WGM, Rabu (21/4/2021), mengaku sudah mendengar kabar Wisata WGM akan dijadikan wisata baru yang proyeknya direncanakan dimulai Agustus mendatang. Apabila informasi tersebut benar adanya, warga Dusun Prampelan, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri itu berharap Pemkab tetap membuka wisata pada Lebaran mendatang. Dengan begitu pedagang bisa berjualan.


Biasanya, Wisata WGM pada momentum Lebaran, yakni pada hari H Lebaran hingga sepekan setelah Lebaran, ramai pengunjung. Lestari optimistis Wisata WGM bakal tetap ramai pengunjung meski saat ini Covid-19 masih mewabah dan pemerintah melarang mudik. Itu karena berekreasi di Wisata WGM pada momentum Lebaran sudah seperti tradisi bagi masyarakat Wonogiri dan sekitarnya.


“Tentu kalau tetap bisa berjualan saat Lebaran pedagang akan menjalankan protokol kesehatan. Lebaran tahun lalu wisata ditutup. Kalau Lebaran tahun ini wisata ditutup lagi kasihan pedagang seperti kami ini. Apalagi, tak lama lagi katanya proyek pengembangan Wisata WGM akan dimulai. Kalau proyeknya nanti dimulai pastinya operasional wisata berhenti dan pedagang enggak bisa jualan lagi,” kata Lestari.


Para Pedagang di Waduk Gajah mungkur Wonogiri

Apabila Wisata WGM Wonogiri ditutup saat Lebaran nanti, lanjut dia, berarti pedagang harus rela menunggu hingga 2023 untuk bisa berjualan lagi. Itu karena proyek pengembangan Wisata WGM bakal dilaksanakan 2021-2023 mendatang. Lestari meminta Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Wonogiri memperhatikan ekonomi pedagang.


Penghasilan Utama
Banyak pedagang yang mengandalkan penghasilan hanya dari berjualan di Wisata WGM. Kondisi ekonomi pedagang saat ini terpuruk karena tak bisa berjualan di tempat wisata sejak Covid-19 mewabah pada Maret 2020 lalu. Pedagang sempat lega karena bisa berjualan ketika Pemkab membuka Wisata WGM, November 2020 lalu. Namun, hal itu bertahan tak lama. Sampai akhirnya pengelola kembali menutup tempat wisata.


“Kalau wisata baru sudah jadi kami berharap pedagang Wisata WGM diprioritaskan untuk mendapatkan tempat berjualan, terutama pedagang yang aktif berjualan. Kami berjualan di tempat wisata sejak puluhan tahun. Saya sendiri meneruskan usaha orang tua. Orang tua saya berjualan di tempat wisata sejak sangat lama,” imbuh Lestari.


Pedagang makanan, Dwi Cahyono, 60, menyampaikan hal senada. Dia berharap pengelola tetap membuka Wisata WGM pada Lebaran nanti. Namun, apabila pengelola memutuskan menutup tempat wisata, dia tak mempermasalahkannya. Dia meyakini pengelola memiliki pertimbangan matang dalam mengambil keputusan.


Lelaki yang mengaku berdagang di Wisata WGM sejak 20 tahun lalu itu kini sudah memiliki tempat berjualan lain di luar Wisata WGM. Dia menempati tempat usaha baru itu untuk mengantisipasi jika nanti proyek pengembangan Wisata WGM dikerjakan.


 “Saya berdoa Covid-19 semakin mereda, sehingga Lebaran nanti tempat wisata dimungkinkan dibuka. Tapi kalau nanti ditutup, itu mungkin sudah menjadi keputusan terbaik. Saya manut pemerintah saja. Toh saya hanya menempati fasilitas milik pemerintah,” ulas Dwi.


Pengelola mengatakan Wisata WGM belum tentu buka pada momentum Lebaran. Itu karena saat Lebaran biasanya tempat wisata ramai pengunjung. Sementara, saat ini Covid-19 masih mewabah. Pengelola masih menunggu keputusan Bupati, Joko Sutopo

(Team)
 

Bagikan

RadarposTV