Bupati Sukoharjo Etik Bersama Jajaranya Pantau Hari Pertama Uji Coba Sekolah PTM

Selasa, 06 April 2021 : 07:01


Bupati Sukoharjo Etik Suryani Saat Memantau PTM di berbagi Sekolahan

Radar Pos.com.Sukoharjo
-– Bupati Sukoharjo Etik Suryani didampingi Wakil Bupati Agus Santosa dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo, Darno memantau langsung hari pertama pelaksanaan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sekolah di SMP Negeri 1 Sukoharjo, Senin (5/4/2021).


Dalam uji coba hari pertama dimulai pukul 07.30 WIB dengan 2 mata pelajaran maksimal 3 jam tanpa istirahat ini, Bupati meminta agar Protokol Kesehatan (prokes) dijalankan ketat. Usai sekolah, siswa diminta langsung pulang.


“Kalau melihat situasinya aman-aman saja, siswa datang diantar orang tua dan tidak ada yang yang naik angkutan umum. Semoga berjalan lancar dan tidak ada klaster Covid-19 baru selama uji coba PTM ini,” kata Bupati.


Uji coba PTM dilakukan selama 11 hari mulai 5 April hingga 16 April. Setelah itu akan dilakukan evaluasi dan jika berjalan lancar akan disiapkan ujicoba di setiap kecamatan. Saat ini uji coba PTM baru dilakukan di 5 sekolah. Semua masuk wilayah Kec. Sukoharjo Kota, yakni SMPN 1 Sukoharjo, MTSN 2 Sukoharjo, SMAN 1 Sukoharjo, SMKN 1 Sukoharjo dan MAN 1 Sukoharjo.


“Dalam uji coba, setiap kelas masuknya bergiliran dimana tiap hari 16 siswa dengan kursi diatur agar ada jarak. Setiap hari hanya ada 2 mata pelajaran dan tiap mata pelajaran waktunya 30 menit. Tidak ada istirahat dan tidak ada kantin,” ujar Bupati.


Dengan pengaturan seperti itu, maka siswa begitu datang langsung masuk kelas mengikuti pelajaran, dan setelah selesai langsung diminta pulang. Selama dikawasan sekolah protokol kesehatan (prokes) diberlakukan ketat. Masuk sekolah pakai masker, ada pengecekan suhu, juga ada tempat cuci tangan.


Sementara, Kepala Disdikbud Sukoharjo, Darno menambahkan, sebelum uji coba, semua guru sudah mendapatkan vaksinasi. Selain itu, pihaknya juga telah mengatur jarak meja belajar antar siswa 1,5 meter.


“Dalam satu kelas masuk sekolahnya bergantian. Jadi, selama ujicoba ada pengawas siswa. Setiap siswa wajib diantar jemput oleh orang tuanya untuk memastikan setelah pulang sekolah tidak berhenti ditempat lain. Selain itu, sekolah juga mengaktifkan grup Whatsapp masing-masing kelas untuk mengecek apakah siswa sudah sampai dirumahnya.

(Team)
 

Bagikan

RadarposTV