Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka Diharapkan Ambilalih TBJ Untuk Dihibahkan Menjadi TBS

Selasa, 16 Maret 2021 : 06:17


 

Sajian Tarian Di Ketroprak Balekambang Solo

Radar Pos.Com Surakarta–
Peran Pemerintah Pusat dan Daerah, sangat penting dalam melestarikan kebudayan Nasional. Dimana di dalamnya termasuk kebudayaan daerah yang menjadi sumber, atau penyangga dari kekuatan kebudayaan Nasional tersebut.


Terkait dengan hal tersebut, BRM Kusumo Putro, SH, MH, ketua dari Yayasan Forum Budaya Mataram, berpendapat, sangat layak jika keberadaan Taman Budaya Jawa Tengah (TBJ), bisa dihibahkan menjadi Taman Budaya Surakarta (TBS). Mungkinkah?


Sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomer 5 Tahun 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan. Dalam Pasal 22, 24, 26, serta 30 disebut pemerintah Pusat atau Daerah Wajib melakukan Pengamanan, Pemeliharaan, Penyelamatan, serta Pengembangan obyek Pemajuan Kebudayan.


“Sehingga mutlak bagi pemerintah untuk wajib peduli dengan kebudayaan. Termasuk di dalamnya segala seni dan budaya tradisional. Baik kebendaan ataupun non benda,” jelas Kusumo Putro saat ditemui di sela-sela pentas kethoprak Taman Wisata Seni Budaya Balekambang malam kemarin (13/03/2021).


BRM Kusumo Putro, SH.MH Selaku Forum Budaya Mataram

Peran serta pemda sangat penting untuk mempromosikan, menfasilitasi, serta mendanai segala kegiatan berkesenian atau berkebudayaan masyarakat. Khususnya masyarakat seniman dan para pecinta seni budaya. Pemerintah harus bergerak dulu lewat semua lembaga yang dinaunginya. Seperti SKPD, sekolah, dan semua lembaga terkait. Sehingga terwujud sinergi antara pemda dengan para pelaku budaya yang ada.


Melihat perkembangan serta kondisi seni dan budaya yang ada di kota Solo, sudah saatnya Solo mempunyai pusat berkesenian dan berkebudayaan yang lengkap dan modern. Jika taman Balekambang bisa menjadi pusat taman wisata kuliner, seni dan budaya, seharusnya TBJ juga bisa menjadi pusat gedung kesenian bagi warga Solo.


 “Sehingga sangat layak jika TBJ yang sekarang di bawah kendali provinsi Jawa Tengah, bisa dihibahkan menjadi TBS (Taman Budaya Surakarta), atau menjadi wilayah berkesenian yang menjadi milik warga Solo,” sambungnya.


Adegan Dagelan Dalam Pentas Ketoprak Balekambang

Dengan begitu, masyarakat Solo bisa lebih bebas dalam melakukan aktivitas berkesenian dan berkebudayaan. Dan kedepannya TBJ atau TBS bisa menjadi pusat seni dan budaya masyarak dan seniman kota Solo. Hal ini mungkin menjadi tantangan bagi pemimpin  kota Solo sekarang (walikota). 

Mampukah ia bisa melobi, atau menjadikan TBJ agar bisa dihibahkan kepada warga Solo menjadi TBS.
Mengingat aset pemprov, sesunggguhnya sangat banyak tersebar di semua kota dan kabupaten di seluruh Jawa Tengah. Termasuk aset atau lahan di Solo juga sangat banyak. Tentu secara logika akan sangat mudah, jika menghibahkan aset TBJ menjadi aset milik kota Solo, atau menjadi TBS.


Antusias Penonton Ketoprak

Saat ini benar-benar harus ada lompatan nyata, terkait pelestarian atau nguri-uri seni dan tradisi budaya leluhur. Karena kalau bukan sekarang, mau kapan lagi. Dan kalau bukan kita, siapa lagi. Kota Solo membutuhkan orang-orang muda untuk menghidupkan kembali kesenian tradisional. Sehingga para pelaku seni atau seniman panggung tradisi bisa beregenerasi dengan mulu dan berkwalitas.


Selain itu juga ada warga surakarta yang mengatakan kepada awak media  kalau itu dilakukan Pemkot Solo tentunya juga bisa, karena ada aset Propinsi yang di minta oleh Daerahdan berhasil . selama melalui Prosedur yang benar  .

.(R-01)

 

Bagikan

RadarposTV