Sepakat Pembangunan di Karanganyar Direvisi karena Pandemi Covid-19

Rabu, 24 Maret 2021 : 07:27


Bupati Karanganyar Drs,Juliatmono, MM

Radar Pos.Com.Karanganyar
--- Kalangan eksekutif dan legislatif di Kabupaten Karanganyar menyepakati Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023 diubah. Beberapa perubahannya mengikuti kondisi dan kemampuan daerah di masa pandemi Covid-19.


“RPJM nasional juga berubah. Target-target yang semula direncanakan, pesimis tercapai. Termasuk pengentasan kemiskinan. Pandemi Covid-19 berdampak masif. Terutama di perekonomian. Kalau perekonomian nasional turun, penyesuaiannya sampai ke daerah. Maka dari itu RPJMD 2018-2023 yang sudah disampaikan, akan direvisi. Ada target-target yang kita kurangi levelnya,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono usai sidang paripurna penyampaian rancangan awal perubahan RPJMD 2018-2023 di ruang sidang paripurna DPRD, Selasa (23/3).


Perda RPJMD periode tersebut sudah diundangkan pada awal kepemimpinan Juliyatmono-Rober Christanto. Visi dan misi tertuang di perda tersebut. Juliyatmono mengatakan, pandemi Covid-19 melemahkan sektor ekonomi. Oleh karena itu, pemerintah menggelontor anggaran yang tidak sedikit untuk memulihkannya. Sebagian jatah daerah melalui dana perimbangan, tersedot di refocusing anggaran.


Ketua DPRD Karanganyar

“Termasuk di APBD 2021, ada refokusing anggaran. Dana perimbangan dari pusat, terpangkas lumayan banyak. Sebenarnya untuk pendapatan daerah sendiri tidak banyak terpengaruh. Justru pendapatan dari transfer pusat yang berkurang,” katanya.


Ketua DPRD Karanganyar Bagus Selo mengatakan pansus segera terbentuk untuk membahas perubahan RPJMD 2018-2023. Ia menitip pesan agar urusan pendidikan dan kesehatan jangan dikurangi. Justru ditambah. Meski akan ada urusan lain yang dikorbankan,” katanya Bagus Selo .


(R-01)

 

Bagikan

RadarposTV