Presiden Jokowi Resmikan Dua Bandara Baru di Toraja dan Alor

Kamis, 18 Maret 2021 : 19:26




Jokowi resmikan Bndara

Radar Pos.Com.Jakarta
– Presiden Joko Widodo meresmikan dua Bandar Udara (Bandara) yang terletak di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (18/3/2021).


Kedua Bandara tersebut yakni Bandara Toraja di Tana Toraja, Sulsel dan Bandara Pantar di Alor, NTT.
 “Dengan mengucap bismillahirrohmanirrohim pada hari ini Bandar Udara Toraja di Kabupaten Tana Toraja di Sulsel dan Bandara Pantar di Kabupaten Alor di NTT, Saya resmikan,” ujar Presiden Joko Widodo melalui tayangan akun YouTube Sekretariat Kabinet.


Pembangunan kedua ini, berpeluang besar akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada kedua wilayah tersebut. Mengingat, dua wilayah tersebut memiliki kekuatan pariwisata yang dapat menarik banyak wisatawan domestik dan mancanegara.


Bandara toraja NTT

Dengan begitu, akan memunculkan sentra-sentra pertumbuhan perekonomian baru yang berada di dua kabupaten tersebut. Dampaknya, geliat perekonomian akan semakin bergelora pada sekitar wilayah yang dibangun infrastruktur bandara itu dalam beberapa waktu ke depan.


“Semoga dua Bandar Udara ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lebih banyak lagi lapangan kerja, dan menghidupkan sentra-sentra pertumbuhan ekonomi baru,” katanya.


Secara khusus, Presiden menerangkan, betapa serius komitmen pemerintah dalam mendukung kebangkitan perekonomian daerah. Hal itu nampak pada pembangunan Bandara Toraja yang memakan waktu cukup lama, karena terdapat di wilayah yang sulit geografisnya.


Berdirinya bandara ini, lanjut Presiden, harus memotong tiga bukit dengan jumlah total tanah yang dipotong mencapai 6 juta m3. Semuanya hanya untuk menjadikan sebuah fasilitas di atas.
“Kita patut bersyukur, Alhamdulillah. Tadi saya tanya Pak menteri habisnya pembangunan bandara ini sekitar Rp800 miliar. Karena harus memotong tiga bukit-bukit,” terangnya.


Semua hal tersebut, terbayar tatkala, adanya infrastruktur ini mampu membuat mobilisasi masyarakat menjadi lebih efisien. Dengan menggunakan moda angkutan udara akan jauh menghemat waktu secara signifikan.


“Tadinya lewat jalur darat datang ke Tana Toraja dari Makassar memakan waktu 9 jam perjalanan. Namum, dengan menggunakan moda angkutan udara hanya dibutuhkan sekitar 50 menit,” katanya.
Selanjutnya, pembangunan Bandara Pantat di Kabupaten Alor, NTT dapat menampung sebanyak 35 ribu penumpang yang akan berkunjung ke wilayah destinasi pariwisata di sana.


Keberadaan bandara ini sangat penting, karena menjadi alternatif moda transportasi menuju Alor ketika cuaca yang kurang baik. Dengan begitu, masyarakat yang berkunjung dapat menghindari kondisi cuaca tersebut, dengan menggunakan moda transportasi udara.


“Sangat penting sehingga kalau cuaca lewat laut kurang bersahabat bisa menggunakan Bandara ini,” pungkasnya

(R-01)
 

Bagikan

RadarposTV