Perlukah RT Punya Motor Dinas Motor Dinas Ketua RT Colomadu" Karanganyar Viral

Jumat, 19 Maret 2021 : 14:00


Saat pameran Motor Listrik

Radar Pos.Com.Karanganyar--
Sekretaris Desa (Sekdes) Blulukan, Colomadu, Karanganyar, Sinung Harjo, membenarkan pemilik motor listrik dengan pelat bertuliskan Motor Dinas Ketua RT Colomadu, Candra Slikmeito, merupakan Ketua RT di Blulukan.


Sinung menceritakan Candra sudah lama menjadi ketua RT. Periode pertama selama delapan tahun kemudian periode kedua ini lima tahun.


Sinung menyampaikan tidak ada motor dinas bagi ketua RT di Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Ia menduga pelat di motor listrik milik Candra dibuat sebagai bentuk kreativitas yang bersangkutan.


Sinung pun mengapresiasi kreativitas ketua RT pemilik motor itu. "Enggak ada motor dinas buat Pak RT. Dari Pemkab Karanganyar hanya memberikan motor dinas untuk kepala desa. Itu sepeda motor, kemungkinan itu milik pribadi," ujar Sinung saat dihubungi media, Kamis (18/3/2021).


Sebelumnya, sepeda motor dengan pelat bertuliskan "Motor Dinas Ketua RT Colomadu" itu viral setelah fotonya dikirim pengguna akun Instagram @dit.pe_ dan diunggah @jelajahsolo, Kamis (18/3/2021).


Pak RT mencoba Motor Listrik di Colomadu

Asal-Usul
"RT kampungmu yo entuk kendaraan dinas ora lurr ?" tanya @jelajahsolo.
Pengelola akun Instagram @jelajahsolo juga mempertanyakan asal-usul sepeda motor tersebut. "Iki kiro2 swadaya warga nggo memfasilitasi RT ne opo memang dari pemerintah setempat ya?"


Hasil penelusuran pemilik sepeda motor itu bernama Candra Slikmeito, Ketua RT 002/RW 008, Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar.
Namun sepeda motor itu bukanlah motor dinas dalam arti sebenarnya.  Candra mengatakan motor listrik merek BF Goodrich warna putih dan hitam itu setahun lalu saat ada pameran di salah satu mal wilayah Sukoharjo.


Motor yang ia beli seharga Rp15 jutaan itu tanpa surat-surat atau pun pelat nomor karena masuk kategori sepeda onthel. Pemasangan pelat dengan tulisan Motor Dinas Ketua RT Colomadu merupakan ide teman Candra yang bernama Waluyo.


Ide Teman Waluyo menilai aneh jika motor listrik itu tak diberi pelat nomor sehingga muncullah ide tersebut. Selama setahun menggunakan motor listrik dengan pelat itu, Candra mengaku mengalami banyak kejadian lucu.


Orang kerap mencegatnya di jalan sekadar untuk tanya-tanya tentang sepeda motornya yang unik itu. Bahkan pernah Candra dicegat seseorang yang mengaku ketua RT di salah satu desa wilayah Sukoharjo.


Orang itu bertanya apa benar itu sepeda motor dinas Ketua RT karena di wilayahnya tidak ada motor dinas untuk Ketua RT. Candra juga kerap disapa polisi yang berpapasan di jalan atau diajak foto orang karena motor listriknya itu.

(Team)

 

Bagikan

RadarposTV