Pembangunan Viaduk Gilingan Solo Sampai saat ini belum Terealisasi Ada Apa?

Rabu, 10 Maret 2021 : 07:12


 
 

Viaduk Gilingan Solo kalau Hujan deras sering banjir

Radar Pos.Com.Surakarta-
-Viaduk Gilingan, Banjarsari, Solo, pernah direncanakan untuk direvitalisasi dengan membangun underpass pada 2015. Namun, proyek yang sudah direncanakan sejak 2014 itu gagal terealisasi.


Penyebabnya, proyek tersebut terkendala pembebasan lahan milik warga. Catatan portal viaduk Gilingan pernah rusak karena tertabrak truk kontainer yang nekat melintas pada September 2014.
Setelah itu, Pemkot Solo getol membahas rencana revitalisasi viaduk itu. Pada 2015, Dinas Pekerjaan Umum (saat ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kota Solo sudah menyusun detail engineering design (DED) underpass di viaduk Gilingan.


Rencananya viaduk Gilingan Solo akan dilebarkan menjadi 20 meter dari lebar saat ini 6 meter. Kemudian dasar viaduk Gilingan Solo juga akan diperdalam sehingga ketinggiannya sesuai standar UU Lalu Lintas yakni 4,2 meter. Saat ini ketinggian viaduk hanya 3,4 meter.


Pemkot bahkan sudah menyiapkan rencana pengalihan arus lalu lintas ke Jl S Parman dan Jl Monginsidi selama pembangunan underpass di viaduk tersebut.


Anggaran Rp26 Miliar
Total anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan underpass tersebut mencapai Rp26 miliar. Pemkot Solo merencanakan underpass bisa dibangun pada 2015 dalam waktu kurang lebih empat bulan. Namun rencana itu ditunda hingga 2016, kemudian 2017, hingga akhirnya sampai saat ini belum terealisasi.


Pemkot Solo saat itu dihadapkan pada permasalahan nonteknis yakni pembebasan lahan dan bangunan di sekitar viaduk Gilingan. Pelebaran jalan hingga 20 meter itu sudah barang tentu berdampak pada bangunan rumah warga di utara dan selatan viaduk.


Namun, saat itu Pemkot Solo belum bisa memastikan berapa bangunan yang terdampak. Alasannya, pembebasan lahan ditangani pemerintah pusat.
Sebagai informasi, Jl Ahmad Yani tempat viaduk Gilingan Solo itu berada merupakan jalan arteri yang pengelolaannya ada di pemerintah pusat. Selama ini keberadaan underpass kerap menimbulkan masalah.


Kerap Banjir

Selain tidak bisa dilewati kendaraan bertonase tinggi dan bus ber-AC, viaduk itu juga kerap dilanda banjir. Bila genangan air cukup tinggi, arus lalu lintas terpaksa dialihkan ke jalur lain.


Saat ini, masjid megah yang merupakan miniatur Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab tengah dibangun di lahan eks Depo Pertamina Gilingan. Lokasinya tak jauh dari viaduk. Masjid hibah dari putra mahkota Kerajaan Arab tersebut bakal menjadi ikon baru wisata religi Kota Solo.


Untuk itu tentunya infrastruktur sekitarnya harus mendukung dan viaduk Gilingan yang berada tak jauh dari lokasi pembangunan masjid harus segera dibenahi. Ada kemungkinan viaduk itu akan ditangani bersamaan dengan pembangunan rel layang Simpang Joglo.


Rel layang yang rencananya mulai dibangun pada Juli 2021 itu menurut informasi dari Pemkot Solo bakal naik mulai dari viaduk Gilingan.

(Team)


Bagikan

RadarposTV