Pembangunan Masjid Agung Sheikh Zayed Abu Dhabi Segera Direalisasi Di Solo

Jumat, 05 Maret 2021 : 07:27


 

Masjid Hibah dari Arab yang akan di bangun di Gilingan Solo

Radar Pos.Com.Surakarta-
-Masjid hibah dari Pangeran Arab untuk Presiden Joko Widodo yang akan dibangun di lahan bekas depo Pertamina, Gilingan, Banjarsari, Solo, merupakan miniatur Masjid Agung Sheikh Zayed di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab


Pembangunan masjid dengan dana Rp5,7 triliun itu akan dimulai dengan peletakan batu pertama pada Sabtu (6/3/2021). Luas lahan untuk masjid itu 2,9 hektare dan diperkirakan mampu menampung 12.000 orang jemaah.


Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Solo, Hidayat Maskur, mengatakan seluruh bangunan masjid hingga bagian terkecilnya meniru Masjid Sheikh Zayed. Masjid tersebut hadiah dari Putra Mahkota Uni Emirat Arab, Sheikh Mohamed Bin Zayed Al Nahyan, untuk Presiden Jokowi.


 “Secara keseluruhan untuk bentuk modelnya sama hanya tempatnya beda dan dikurangi untuk ukuran karena miniatur. Di luar Pandemi Covid-19, masjid bisa menampung 12.000 jamaah,” katanya mengenai masjid hibah Pangeran Arab di Solo itu, Rabu (3/3/2021).


Berdasarkan penelusuran  dari arsitekturnya, bangunan asli Sheikh Zayed Grand Mosque di Ibu Kota Uni Emirat Arab itu merupakan perpaduan gaya arsitektural Mughal (India, Pakistan, Bangladesh) dan Mooris (Maroko).


 Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)
Mengutip situs visitabudhabi.ae, Masjid Agung Sheikh Zayed Abu Dhabi memiliki 1.096 pilar yang dibuat dari batu pualam dan batu alam polesan. Termasuk lapis Lazuli, red agate, amethyst, abalone shell dan mother of pearl.


Dari 1.096 pilar, 1.000 di antaranya berada di area luar sementara 96 pilar bundar berukuran besar yang kesemuanya dilapisi mother of pearl berada di ruang utama.
Rekor Dunia Guiness


Pada bagian eksterior, masjid ini memiliki 82 kubah terbuat dari marmer putih serta empat bangunan menara setinggi hampir 107 meter di empat penjuru masjid.


Ada juga kolam reflektif, lampu gantung Swarovski berlapis emas, ruang doa ikonik, dan halaman yang menampilkan salah satu karya seni mosaik marmer terbesar di dunia. Masjid ini memegang Rekor Dunia Guinness untuk karpet tenun terluas buatan tangan.


Masjid ini diperindah dengan hiasan kaligrafi mengelilingi cekungan kubahnya. Kaligrafi itu terukir dengan ayat-ayat Alquran dan dilukis dengan daun emas dalam tulisan An-Naskh.
Masjid Agung Sheikh Zayed berdiri di lahan seluas 22.412 meter persegi atau setara lima lapangan sepak bola. Daya tampungnya mencapai 55.000 orang jemaah dan pengunjung.


Pembangunan Masjid Agung Sheikh Zayed di UAE selesai dalam waktu satu dekade. Sedangkan miniatur masjid yang akan dibangun di Solo diperkirakan selesai dalam waktu tiga tahun.

(R-01)


Bagikan

RadarposTV