Program KOLEGA DKP Jatim di 18 Kabupaten / Kota Jawa Timur

Jumat, 05 Februari 2021 : 06:19


Saat menyampaikan Program KOLEGA se Jatim

Radar Pos.Com.Surabaya
-Di Akhir Tahun 2020, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur menggalangkan program KOLEGA ( Kolam Lele Keluarga ) di 18 Kabupaten / Kota Provinsi Jawa Timur. Program ini dimaksudkan untuk menekan stunting dan meningkatkan gizi keluarga bagi rumah tangga yang terdampak covid-19.


Stunting adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Kondisi ini diukur dengan panjang atau tinggi badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari WHO. 

Balita stunting termasuk masalah gizi kronik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kondisi sosial ekonomi, gizi ibu saat hamil, kesakitan pada bayi, dan kurangnya asupan gizi pada bayi. Balita stunting di masa yang akan datang akan mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal.


Dalam rangka mendukung peningkatan produksi perikanan budidaya serta peningkatan gizi keluarga di Jawa Timur khususnya bagi keluarga yang mengalami stunting, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur melalui Bidang Budidaya Perikanan memberikan bantuan Kolam Lele Keluarga (KOLEGA) serta bimbingan teknis melalui sosialisasi dan bimtek. 


Menurut Kepala Bidang (Kabid) Budidaya DKP Jatim, Ir. Hari Pranoto melalui Kepala Seksi (kasi) Sarpras Ardy Soesanto, S.T, M.Ap mengatakan, Kolega ini dipilih karena cukup mudah diaplikasikan di perkarangan rumah warga. “Bentuk wadahnya berupa kolam yang volume airnya ± 1 m3 dan jumlah lele yang di budidayakan 700 ekor,” ucapnya.


“Ikan lele dipilih untuk dijadikan bantuan bagi keluarga stunting selain dari proses budidayanya cukup mudah dipelajari. Ikan Lele juga memiliki kandungan nutrisi yang bagus untuk pertumbuhan anak”, Ardy menambahkan.


Harapan untuk kedepannya adalah keluarga stunting yang diberikan bantuan KOLEGA dapat menikmati hasil dari budidayanya sendiri dan terus melanjutkan kegiatan budidaya ikan lele dipekarangan rumah masing-masing. Disamping itu bisa meningkatkan kesejahteraan perekonomian dimana pada masa pandemi covid-19 banyak keluarga yang pendapatannya mengalami penurunan.

(Ris)
 

Bagikan

RadarposTV