Pengangguran di Karanganyar Capai 18 Ribu Orang Massa Pandemi Covid 19

Senin, 01 Februari 2021 : 07:46


Pengangguran saat ini makin tambah

Radar Pos.Com.Karanganyar
– Pandemi Covid-19 diklaim telah melahirkan 3.000 pengangguran baru di Karanganyar. Dulunya, mereka pegawai namun dirumahkan 17 perusahaan yang mempekerjakan mereka.


“Sebelum pandemi sudah terdata 15 ribu pengangguran. Setelah masuk pandemi, tambah 3.000 lagi yang dirumahkan perusahaannya. Totalnya sekarang 18.000 pengangguran,” kata Kepala Disdagnakerkop UMKM Karanganyar, Martadi, Minggu (31/1).


Ia mengatakan jumlah tersebut terhitung tinggi dan mengkhawatirkan. Sebelum pandemi, jumlah pengangguran di Karanganyar sudah mencapai 15 ribu orang.


Solusi mengurangi pengangguran tak bisa segampang membalikkan telapak tangan. Saat ini, pihaknya sedang menyempurnakan konsep pusat pengembangan keterampilan atau skill development center (SDC).


Sejak 2020, Pemkab Karanganyar membentuk tim SDC yang terdiri dari Bappeda, BPS, Disdagnakerkop UMKM, Disdukcapil dan OPD lainnya. Tim tersebut menjadi wadah para pemangku kepentingan (stakeholders) di daerah dalam rangka mengatasi permasalahan ketenagakerjaan.


“Rencananya membuat pelatihan sesuai lokus-lokus. Kami sudah menggandeng 11 workplace. Misalnya untuk kursus menjahit, keahlian berbahasa asing dan sebagainya. Disiapkan jika nantinya luar negeri membuka lowongan bagi tenaga kerja lokal,” katanya.


Guna mendukungnya, anggaran yang diusulkan untuk kegiatan SDC mencapai Rp1,6 miliar. Sumbernya dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).


 “Kami akan mengusulkan agar didanai dari DBHCHT. Usulannya Rp1,6 miliar untuk kegiatan SDC. Karena DBHCHT diatur Kemenkeu, maka kita manut aturannya seperti apa,” katanya.

(R-01)

 

Bagikan

RadarposTV