Mengenang Bukti Kebaikan Hati Syekh Ali Jaber

Jumat, 15 Januari 2021 : 07:24


Syeh Ali Jaber Kelahiran Madinah

Radar Pos.Com.Jakarta-
- Umat Islam Indonesia kehilangan salah satu ulama terbaik.  Syekh Ali Jaber meninggal dunia, Kamis (14/1/2021). Banyak hal positif yang dikenang masyarakat mengenai ustaz kelahiran Madinah ini.


Salah satunya kebaikan hati Syekh Ali Jaber mengasuh dan menyekolahkan seorang bocah pemulung dari Jawa Barat. Bocah tersebut bernama Muhammad Gifari Akbar, asalnya dari Garut. Akbar menjadi perbincangan banyak orang usai video dirinya mengaji di tepi jalan viral di media sosial.


Pertemuan Akbar dengan Syekh Ali Jaber terjadi di Muslimah Center Nuurun Nisa, Cihanjuang, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (11/11/2020). Ceritanya, Syekh Ali Jaber, yang berniat mendatangi Akbar ke rumahnya di Garut, sedang mengisi tausyiah.


Profil Syekh Ali Jaber: Hapal Al-Quran Di Usia 10 Tahun
Seperti dilansir detik.com, Syekh Ali Jaber tak menyangka ternyata Akbar ada di acara pengajian tersebut. Pertemuan Akbar dan Syekh Ali Jaber berlangsung haru.


Syekh Ali Jaber yang Meninggal Dunia

Keduanya saling berpelukan, disaksikan jemaah tausyiah. Syekh Ali Jaber tak sungkan mencium pipi dan kepala Akbar, lalu kembali memeluknya. "Saya punya firasat Muhammad Gifari menjadi imam besar, akan dibina di pesantren saya yang ada di Cipanas agar Akbar jadi Ahlul Quran karena kita tahu remaja zaman sekarang tenggelam dalam dunia maya," kaya Syekh Ali Jaber.


Perhatian Terhadap Pencinta Al-Quran


Syekh Ali Jaber mengajak seluruh warga Indonesia dan dunia akan memberikan perhatian lebih kepada mereka yang mencintai Al-Qur'an. "Saya belajar dari guru saya, siapa pun mencintai Al-Qur'an apa pun kemampuannya, kalau dia mencintai Al-Qur'an kasih perhatian sebesar-besarnya biar kemampuan terbatas. Kasih sepenuhnya perhatian karena pencinta Alquran dia dicintai Allah SWT," tutur Syekh Ali Jaber.


Akbar juga mengaku bahagia bisa bertemu dengan ulama besar Syekh Ali Jaber. "Ketemu Syekh Ali Jaber perasaannya senang sekali, tidak menyangka. Saya kira ini mimpi ternyata ini kenyataan," ungkap Akbar sambil terbata-bata.


Cerita bahagianya adalah Syekh Ali Jaber kemudian mengangkat Akbar menjadi anak angkatnya. Oleh Syekh Ali Jaber, Akbar juga dimasukkan ke salah satu pesantren di Cipanas, Kabupaten Cianjur.


(R-01)

Bagikan

RadarposTV