32 Nakes dan Pegawai Puskesmas Kerjo Karanganyar Positif Covid-19

Kamis, 14 Januari 2021 : 06:12


Ilustrasi

Radar Pos.Com.Karanganyar
– Sebanyak 32 tenaga kesehatan (nakes) dan pegawai administrasi di Puskesmas Kerjo terkonfirmasi positif Covid-19. Ini merupakan kasus terparah penularannya di fasilitas kesehatan (Fasyankes) milik pemerintah.


“Jumlah yang positif setara 75 persen SDM-nya. Maka sisanya dipastikan kontak erat. Kita tidak bisa membiarkan tetap buka. Sementara mulai hari ini sampai tiga hari ke depan rawat inap dan IGD Puskesmas Kerjo ditutup. Melihat situasi kasusnya,” kata Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar Dwi Rusharyanti kepada wartawan di Karanganyar, Rabu (13/1).


Hasil swab PCR para pegawai di Puskesmas Kerjo keluar pada Selasa sore (12/1). Penutupan operasional dinilai langkah tepat demi memutus penyebaran virus lebih luas.


Mereka yang tertular menjalani isolasi mandiri tanpa harus dirawat di rumah sakit. Melihat fakta tersebut, tim DKK langsung meninjau puskesmas lain untuk mencegah perilaku berisiko tertular di lingkungan fasyankes.


“Yang dahsyat itu Kerjo (puskesmas Kerjo). Sampai tutup total. Kepala Puskesmas, dokter gigi, kepala TU dan lainnya tertular. Sebelumnya, ada lima puskesmas yang ditutup karena masalah sama. Namun IGD dan rawat jalan masih dilayani,” katanya.


DKK masih menanti hasil swab PCR kontak eratnya. Dengan menghitung pegawai positif sampai 32 orang, dipastikannya jumlah kontak erat banyak. Itu belum termasuk sisa 25 persen pegawai di Puskesmas Kerjo, yang kini menanti hasil swab PCR.


“Karena tutup, masyarakat silakan berobat ke fasyankes pemerintah maupun swasta terdekat,” jelasnya.
 Lebih lanjut dikatakan, sumber penularan bisa dari mana saja. Ia mengingatkan nakes agar mewaspadai aktivitas di luar pelayanan 

(Team)
 

Bagikan

RadarposTV