Larang Penyelenggaraan Hajatan, Pemkab Sudah Siapkan Surat Edaran Bagi Warga

Kamis, 24 Desember 2020 : 05:47




Bupati Wnogiri Joko Sutopo

Radar Pos.Com.Wonogiri —
Setelah beberapa saat diberi pelonggaran, Pemkab Wonogiri bakal melarang kembali penyelenggaraan hajatan dan resepsi. Bahkan, dalam waktu dekat ini, pemkab segera mengeluarkan surat edaran yang dikirim ke pemerintah kecamatan dan untuk diteruskan ke desa.


“Sebagai pertimbangan kami mengambil kebijakan ini adalah bertambahnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Wonogiri yang didominasi dari klaster perjalanan,” ungkap Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Rabu (23/12).

 
Dia menilai, penyelenggaraan hajatan dengan klaster perjalanan terletak pada kultur atau budaya yang ada di Masyarakat. Selama ini ada kultur budaya yang kental dan melekat di masyarakat. Ketika sanak saudara menggelar hajatan, dipastikan warga dari perantauan pulang kampung.

“Setelah kami meminta rekomendasi ke beberapa pihak dan melakukan evaluasi, maka kami putuskan agar masyarakat tidak menyelenggarakan hajatan dahulu,” ujarnya.


Menurut Bupati, kebijakan itu akan dituangkan dalam sebuah surat edaran. Bahkan, surat edaran itu sudah dipersiapkan. Rencananya, surat edaran pelarangan hajatan diterbitkan dalam waktu dekat ini.

“Dua hingga tiga hari ke depan. Surat itu akan dikoordinasikan dengan forkompinda dan selanjutkan akan diteruskan ke pemerintah kecamatan dan desa,” jelasnya.

 mengembalikan ketentuan atau regulasi seperti saat awal pandemi.

“Jadi, pernikahan cukup digelar di kalangan keluarga dan internal saja, maksimal tetangga sekitar atau satu RT,” bebernya.

Adat kebiasaan masyarakat di wilayahnya adanya penentuan hari baik dalam menggelar hajatan. Ketika di 25 kecamatan ini ada warga secara bersamaan menggelar hajatan di hari baik itu, otomatis kaum boro diperantauan yang mudik ke Wonogiri jumlahnya pasti banyak.

Hal itu dapat dilihat dari data statistik jumlah penumpang kedatangan di terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri.

“Kalau bersamaan mudik dikhawatirkan bisa menimbulkan potensi penularan Covid-19. Apalagi yang OTG, akan sulit deteksinya. Maka, kami berharap kepada masyarakat untuk mematuhi regulasi yang kami keluarkan. Jangan nekat, regulasi ini harus ditaati,” imbuhnya.

Sementara itu, berdasar data produksi terminal Tipe A Giri Adipura, Krisak, Selogiri, jumlah penumpang kedatangan maupun keberangkatan di Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri sejak Senin-Selasa(22-23/12) terpantau normal. 

Pada Senin, jumlah penumpang kedatangan sebanyak 1.560 orang dan penumpang keberangkatan sebanyak 1.488 orang. Pada Selasa, jumlah penumpang kedatangan sebanyak 1.296 orang dan penumpang keberangkatan sebanyak 962 orang dalam libur Natal dan tahun Baru semoga aman dan lancar.

(Team)

Bagikan

RadarposTV