Kerugian Karena Longsor Materi Rp 895 Juta, 25 Jiwa Mengungsi

Jumat, 11 Desember 2020 : 06:56



Sundoro Budi Karyanto

Radar Pos.com.Karanganyar
– Longsor skala kecil, sedang dan berat di 83 lokasi di Karanganyar pada Sabtu (5/12) menimbulkan kerugian materi Rp 895 juta. Selain itu, seorang meninggal dunia dan 25 orang mengungsi.

“Mereka yang mengungsi dari Desa Tengklik, khususnya Dusun Sedayu, Guyon dan Selere. Mereka mengungsi karena rumah tidak lagi layak ditempati dan rawan diterjang longsor susulan. Kondisi rumahnya usai diterjang longsor itu rusak berat dan sedang,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Sundoro Budi Karyanto kepada wartawan, Kamis (10/12).

 Ia mengatakan konsentrasi saat ini pada suplai kebutuhan pengungsi di Dusun Sedayu Desa Tengklik, Kecamatan Tawangmangu. Para pengungsi dari delapan keluarga itu kini ditampung di rumah para tetangga terdekat. Kebutuhan logistiknya disuplai BPBD selama masa pengungsian.

Lokasi pasca longsor di tiga dusun itu ditinjau pejabat BPBD Provinsi Jawa Tengah, ESDM dan DPUPR Jawa Tengah pada Minggu (6/12) lalu. Muncul opsi relokasi demi menyelamatkan penduduk setempat.

Selain di Desa Tengklik, konsentrasi penanganan pada longsor di Balai Desa Wonokeling, Jatiyoso. Skalanya rusak berat dengan nilai kerugian Rp59,3 juta. Sundoro mengatakan, dibutuhkan alat berat untuk membersihkan sisa material tebing yang menimpa bangunan kantor.

Dalam peristiwa pada Sabtu kemarin, seorang warga meninggal dunia tertimpa material tebing di rumahnya di Dusun Sedayu Rt01/Rw II Desa Tengklik, Tawangmangu.

“Pemulihannya belum seluruhnya terurai. Di Balai Desa Wonokeling, tidak bisa secara manual. Butuh alat berat. Sedangkan di Tengkik, masih terdapat pengungsi dan rumah yang hancur. Sedang dibahas bagaimana menyikapi adanya hunian di sana,” katanya.

Beberapa faktor memicu longsor di Desa Tengklik. Sundoro mengatakan pepohonan di atas bukit ditebangi, menjadi salah satu penyebabnya.Sundoro mengatakan, terdata pula kerusakan areal pertanian dalam data kerusakan .

(Team)

Bagikan

RadarposTV