Gebrakan Gerak Cepat Menparekraf Sandiaga Uno

Minggu, 27 Desember 2020 : 06:05


Menteri Sandiaga Salahudin Uno

Radar Pos.Com.Jakarta
— Usai dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno langsung bergerak cepat memastikan pengembangan lima destinasi super prioritas pariwisata.


Hal tersebut disampaikannya seusai menghadiri acara Sertijab Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kantor Kemenparekraf/Baparekraf, Jakarta, Rabu (23/12).


Dilansir laman infopublik.id, Sabtu (26/12), Menparekraf Sandiaga Uno langsung memimpin rapat kerja bersama jajaran eselon I di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf.

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, Presiden Jokowi memberikan waktu yang sangat singkat untuk memastikan pembenahan lima destinasi super prioritas di setiap aspek.

Persiapan tersebut dimulai dari infrastruktur, kuliner hingga aspek seni budaya, termasuk kostum, dan pernak-pernik yang berkaitan dengan destinasi wisata tersebut.

“Walaupun tanggal merah saya ingin Gercep (gerak cepat) dan saya ingin sentuh kelimanya hingga akhir tahun. Kelima destinasi tersebut akan kita kombinasikan antara kunjungan secara hybrid dan kunjungan langsung,” kata  Sandiaga, menteri Kabinet Indonesia Maju, yang lahir di Pekanbaru, Riau 28 Juni 1969.

Gebrakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Sandiaga Uno juga menjelaskan, pihaknya akan memetakan atau melakukan mapping program dan strategi pengembangan lima destinasi pariwisata super prioritas baik jangka pendek maupun jangka menengah sesuai arahan Presiden.

Semua akan disusun secara komprehensif, secara jitu, sehingga bukan hanya berlabel destinasi super prioritas tetapi juga super layak jual pascapandemi.

Selain itu, Menparekraf Sandiaga Uno juga mengatakan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi harapan lantaran menciptakan lebih dari 33 juta lapangan pekerjaan.

Untuk itu penerapan protokol kesehatan CHSE harus diterapkan dengan disiplin sehingga sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat terselamatkan pascapandemi.

“Sehingga sektor ini menjadi unggulan dan dapat terselamatkan. Bukan hanya itu bahkan malah menjadi lebih berkualitas depan,” katanya. 

(R-01)

Bagikan

RadarposTV