27 Juta Siswa Dan 2,8 Juta Guru Dibuatkan Akun Pembelajaran, Apa Fungsinya?

Minggu, 13 Desember 2020 : 06:11




Radar Pos.com.Jakarta
- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan Akun Pembelajaran dengan domain belajar.id untuk siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

Akun elektronik tersebut dapat digunakan untuk mengakses layanan pembelajaran berbasis elektronik. Jumlah akun yang sudah disiapkan Kemendikbud yaitu akun admin 529.310, akun guru 2.850.424, dan akun siswa 27.008.332.

Sekretaris Jenderal (Sesjen), Kemendikbud, Ainun Na`im mengatakan, program ini dibuat dengan tujuan mendukung kegiatan belajar dari rumah di masa pandemi.

“Harapannya melalui penerapan teknologi informasi dan komunikasi dapat mendukung proses pembelajaran di satuan pendidikan,” tutur Sesjen Ainun ketika memberi paparan pada peluncuran, Jumat (11/12/2020), sebagaimana dikutip dari laman Kemdikbud.

Akun Pembelajaran selanjutnya dapat digunakan oleh para siswa. Perinciannya yaitu siswa SD dan Program Paket A kelas 5 dan kelas 6, siswa SMP dan Program Paket B kelas 7 sampai dengan kelas 9.

Kemudian siswa SMA dan Program Paket C kelas 10 sampai dengan kelas 12, SMK kelas 10 sampai dengan kelas 13, dan SLB kelas 5 sampai dengan kelas 12.

Kemudian juga bisa digunakan para guru atau pendidik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, tenaga kependidikan yaitu kepala satuan pendidikan dan operator.

Penggunaan akun ini bersifat opsional. Apabila akun tidak diakses oleh peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan sama sekali sampai 30 Juni 2021 maka Akun Pembelajaran tersebut akan dinonaktifkan secara otomatis.

Sesjen Kemendikbud menyampaikan Akun Pembelajaran dibuat dalam bentuk akun Google dengan domain @belajar.id. Ia menjelaskan beberapa alasan mengapa dibuat dalam bentuk akun Google.

Bebas Biaya
Pertama, otomatis mendapatkan akses ke layanan pendukung kegiatan belajar mengajar dalam G Suite for Education yang siap pakai dan telah banyak digunakan publik. Kedua, pembuatan dan penggunaannya bebas biaya.

Ketiga, penggunaan layanan pendukung pembelajaran dalam G Suite for Education bebas biaya. Keempat, sistem Google mampu mengelola puluhan juta akun sekaligus dengan keamanan tingkat tinggi.

Kelima, akun yang sama dapat digunakan untuk mengakses layanan lain milik Kemendikbud, serta berbagai layanan belajar lainnya di luar ekosistem Google.

Ainun Na`im menjelaskan jenis layanan pembelajaran yang dapat diakses dengan akun ini di antaranya adalah surat elektronik (email), penyimpanan dan pembagian dokumen secara elektronik.

Kemudian pengelolaan administrasi pembelajaran secara elektronik, penjadwalan proses pembelajaran secara elektronik, pelaksanaan proses pembelajaran secara daring, baik secara sikronus maupun asinkronus, dan Rumah Belajar Kemendikbud untuk materi pembelajaran.

“Daftar lengkap layanan pembelajaran yang dapat diakses menggunakan Akun Pembelajaran dapat dilihat di www.belajar.id,” terangnya.


(Team)

Bagikan

RadarposTV