Sejumlah Anak di Solo Terpapar Covid-19 Selama September-Oktober, Mayoritas Asimtomatik

Minggu, 29 November 2020 : 05:57



Ning Kepala DKK Kota Solo

Radar Pos.Com.Solo
— Jumlah kasus Covid-19 pada anak di Kota Solo meningkat tajam selama periode September-Oktober 2020. Dari total 88 kasus Covid-19 pada anak yang terjadi di Solo, 62 diantaranya terjadi di dua bulan tersebut.
 

“Memang kasus pada anak dua bulan kemarin tinggi sekali,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK), Siti Wahyuningsih, Sabtu (28/11).

Menurut Ning –sapaan akrab Kepala DKK Solo, sebagian besar kasus pada anak teridentifikasi dari contact tracing anggota keluarga yang lebih dewasa. 

Namun tak menutup kemungkinan anak-anak tersebut tertular saat beraktivitas di luar rumah. Pemerintah Kota (Pemkot) Solo kemudian memperketat batas usia anak yang boleh berkunjung ke pasar, pusat perbelanjaan dan tempat wisata menjadi 15 tahun, sejak Kamis (26/11) lalu.

“Aturan yang sebelumnya itu kan dilonggarkan jadi 5 tahun. Jadi bisa saja mereka tertular saat ketemu orang di luar rumah,” ujarnya.

Sekretaris Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Solo itu mengakui peningkatan aktivitas anak di luar rumah, salah satunya disebabkan karena adanya pelonggaran batas usia beberapa bulan yang lalu.

anak-anak

“Yang namanya anak kecil kan belum bisa sepenuhnya ngerti apa itu jaga jarak. Disuruh pakai masker juga kadang-kadang susah. Kalau tidak bisa menjaga protokol kesehatan ya tentu saja risiko tertularnya tinggi,” katanya.

Hampir semua kasus Covid-19 pada anak di Solo tidak bergejala atau asimtomatik. Meski demikian, anak-anak tersebut berisiko menularkan Virus SARS-CoV-2 kepada orang dewasa di lingkungan rumahnya.

“Anaknya mungkin nggak apa-apa, nggak merasakan keluhan. Tapi kalau terus di rumah digendong eyangnya, ini yang berbahaya,” katanya. 

(Team)

Bagikan

RadarposTV