Kasus Mangkubumen Bukan Pengrusakan tapi Memindahkan Barang Yang Sudah Rusak

Sabtu, 28 November 2020 : 06:39


Hamid saat di Hotel Kaloka Solo

Radar pos.Com .Surakarta
-Kasus Persoalan di Mangkubumen Rt 02  Rw 12 Banjarsari Solo. Hamid dan Kuasa Hukumnya telah melaporkan Ke pihak Kepolisian  dengan nomer laporan LP/B/153/X/2020/JATENG/RESTA SKA/SEK BJS pada tanggal 31 Oktober 2020atas nama Pelapor A Hamid tentang tindakan pidana pengrusakan yang terjadi pada hari Rabu tertanggal 28 Oktober 2020 sekitar Jam 7.30 Wib yang berada di Mankubumen Rt 02 Rw 12 Banjarsari Surakarta Jawa Tengah. 


Pada tanggal 25 Nopember 2020 kemarin hari rabu pihak Kepolisian telah memangil Sdr Daryono di Polsek Banjarsari Solo untuk diperiksa terkait dengan adanya Pengrusakan di Mangkubumen.


Konsultan J Dasanta Yang baru Mencermati Laporan

Sementara Konsultan J. Dasanta kepada awak Media Radar Pos .com Mengatakan bahwa apa yang dilakukan di Mangkubumen Bukan Pengrusakan namun Memindahkan barang yang sudah rusak .jadi Bukan Pengrusakan ditegaskan Dasanta yang gagah dan Berani ini, bahwa notabenya itu bukan milik Hamid tapi yang punya hak adalah Mintarsih terang Dasanta.


Sedang Mintarsih tidak mau pusing namun Hamid dengan berbagai upaya dirinya mengiginkan sejumlah uang sebanyak Rp 500 .000.000;( Lima Ratus juta)terang konsultan yang humanis ini.agar Sdr Totok Wuryanto memberi uang sejumlah itu.


Kalau dikasih Hamid dengan ringan akan angkat kaki dari tempat tersebut.namun setelah mengunakan Pengacara Wiyono Aryo Negoro, SH.MH berubah total. diantaranya Hamid telah mebohongi Konsultan J Dasanta katanya sudah mau pindah di Nosari,yang diberikan sebidang tanah dengan luas tanah 60 M 2 dan siap membangunkan rumah lebih baik dari pada tempat yang dihuni sekarang ,tapi ujung-ujungnya minta Rp 500 juta.


Dan saat ini Hamid tidurnya di Hotel Kaloka Solo .Ditegaskan  kalau Pengrusakan sama sekali tidak benar .yang benar barang yang rusak dipindahkan di halaman depan yang benar gitu pak Media.dan ada 7 orang yang mau dipangil kepolisian .

Selama tidak dicabut Laporanya maka proses hukum tetap jalan terus,J dasanta juga Komitmen  kalau sampai di Pengadlan Negeri Pihak konsultan tidak akan memberi sepeserpun ke Hamid terangnya demikian.

 (Team)
 

Bagikan

RadarposTV