Karanganyar Zona Merah Covid-19, Mengajak agar Kedisiplinan warga untuk Dipatuhi

Rabu, 18 November 2020 : 06:19




Radar Pos.Com.Karanganyar
— Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengakui Karanganyar saat ini masih dalam kondisi zona merah Covid-19.

Untuk menurunkan status zona merah Covid-19 tersebut, menurut Juliyatmono, kepatuhan dan ketertiban masyarakat Karanganyar dalam menerapkan protokol kesehatan menjadi penentu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun  dari laman instagram @dinkeskaranganyar jumlah pasien aktif terkonfirmasi Covid-19 per Minggu (15/11/2020) sebanyak 257 orang dari total kasus sebanyak 1.024 orang. Sebanyak 767 pasien dinyatakan sembuh dan 70 orang dinyatakan meninggal dunia.

Lebih lanjut, Bupati Karanganyar menjelaskan, situasi zona Covid-19 terhitung fluktuatif atau terus berubah-ubah setiap pekannya. Sehingga, patokan kebijakan penanganan tidak sepenuhnya mengacu pada data tersebut.

“Sebenarnya untuk acuan penanganan tidak sepenuhnya menggunakan data itu. Terkait zona merah kan bisa sewaktu-waktu bisa berubah. Bisa saja pekan depan menjadi kuning lagi atau hijau malahan,” jelas dia ketika ditemui .

Bupati Juliyatmono menjelaskan hal yang terpenting saat ini adalah menanamkan kembali kedisiplinan warga untuk mematuhi protokol kesehatan.

Masyarakat Saling Menghargai dan Mematuhi
Dia meyakini apabila masyarakat bisa saling menghargai dan mematuhi, maka persebaran Covid-19 di Karanganyar bisa segera ditekan tegasnya.



“Semua itu kembali lagi ke masyarakat sebenarnya. Bagaimana mereka mematuhi protokol kesehatan dan mengenali lingkungan berkumpulnya. Pasti akan aman jika itu semua diterapkan dan kasus Covid-19 akan turun. 

Saya yakin itu. Khususnya yang punya komorbid [penyakit kronis]. Harus lebih berhati-hati. Jangan menyamakan mobilitas dan bergaulnya dengan orang yang tidak punya riwayat penyakit,” imbuh Juliyatmono.

Sebelumnya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar, Purwati, menjelaskan kasus Covid-19 terbanyak di Karanganyar berasal dari klaster kontak erat keluarga.

Kasus terbanyak berada di wilayah kecamatan Karanganyar, Jaten, Colomadu, Gondangrejo, dan Tasikmadu.

 (Team)

Bagikan

RadarposTV