Gubernur Jateng Ganjar Setujui UMK Solo 2021 Naik Jadi Rp 2.013.810

Senin, 23 November 2020 : 05:39


Gubernur Jawa Tengah

Radar Pos.Com.Solo
— Kabar baik datang dari para pekerja di Kota Solo. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo telah mengesahkan kenaikan upah minimum di 35 kabupaten/kota di Jateng termasuk Kota Solo.

UMK Solo pada 2021 naik Rp 48.810 (2,94 persen) atau menjadi Rp 2.013.810 dibandingkan UMK 2020 sebesar Rp 1.965.000.

“Ya benar, Pak Ganjar Pranowo (Gubernur Jateng) telah mengesahkan kenaikan UMK Solo 2021 sebesar Rp 2.013.810,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Solo Ariani Indrastuti pada media.

Ia menjelaskan, kenaikan UMK Solo sebesar 2,94 persen ini sudah sesuai usulan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. Meskipun demikian, ia mengakui sempat terjadi tarik ulur antara Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan serikat buruh terkait pembahasan UMK Solo 2021.
 

“Pembahasan UMK Solo sempat terjadi deadlock. Apindo Solo inginnya kenaikan UMK 0 persen dan buruh minta ada kenaikan. Ya sampai akhirnya keputusan akhir ada di tangan Wali Kota,” papar dia.

Ia mengatakan kenaikan upah minimal Solo ini tetap mengacu pada kenaikan UMP Provinsi Jateng  yang disepakati Guberbur sebesar 3,27 persen. Surat Keputusan (SK) kenaikan UMK di 35 kabupaten/kota di Jateng ini baru sebatas pernyataan.

“SK resmi kenaikan belum kami terima. Kemungkinan SK resmi baru kami terima Senin besok,” kata dia.


Ia mengatakan setelah SK diterima pihaknya baru melakukan sosialisasi pada perusahaan dan perwakilan buruh. SK kenaikan UMK juga akan diperbanyak untuk diberikan pada Apindo dan pemilik perusahaan.

“Kami berharap UMK 2021 bisa dijalankan sesuai peraturan meskipun kondisi ekonomi sekarang seperti ini (pandemi Covid-19). Jika ada perusahaan tidak mampu membayar mereka harus ada kesepakatan dengan karyawannya,” tutur dia.

 

Daftar UMK 2021 Eks Karesidenan Surakarta
:

Kota Solo: Rp 1.956.200 naik menjadi Rp 2.013.810
Kabupaten Boyolali: Rp 1.942.500 naik menjadi Rp 2.000.000
Kabupaten Sukoharjo: Rp 1.938.000 naik menjadi Rp 1.986.450
Kabupaten Sragen: Rp 1.815.914 naik menjadi Rp 1.829.500
Kabupaten Karanganyar: Rp 1.989.000 naik menjadi Rp 2.054.040
Kabupaten Wonogiri: Rp 1.797.000 naik menjadi Rp 1.827.000
Kabupaten Klaten: Rp 1.947.821 naik menjadi Rp 2.011.514 

(Sumber)

Bagikan

RadarposTV