Data Pandemi Covid 19 di Jawa Tengah sampai saat ini Tercatat 33.777 Positif 2.510 Meninal Dunia dan 27.680 Sembuh.

Rabu, 28 Oktober 2020 : 07:22



Radar Pos.Com.Semarang
— Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah memperbarui data persebaran kasus Corona (Covid-19). Informasi yang diperoleh  dari laman corona.jatengprov.go.id, Selasa (27/10) pukul 12.00 WIB, tercatat 33.777 kasus positif Covid-19, di mana 2.510 di antaranya meninggal dunia dan 27.680 sembuh. Sementara 3.587 pasien masih dirawat di sejumlah rumah sakit yang ditunjuk Pemprov Jateng.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memperingatkan penyedia jasa mulai dari penginapan hingga wisata untuk menyiapkan sarana prasana 3M (memakai masker. mencuci tangan dan menjaga jarak) dengan baik. Gubernur mendapat saran dari pakar terkait kurang maksimalnya tempat cuci tangan di tempat wisata maupun hotel.

“Ini jadi catatan, tolong diingatkan kembali melalui PHRI. Kepatuhan sudah bagus, tetapi hal-hal yang kecil seperti ini jamgan sampai terlewatkan,” ucap Gubernur Ganjar Pranowo, saat memimpin rapat penanganan Covid-19, Senin (26/10).

Dilansir laman humas.jatengprov.go.id, Ganjar meminta Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng menerjunkan tim yang secara rutin memantau serta berpatroli ke tempat-tempat wisata, restoran, warung maupun hotel.


“Bawa isolasi, artinya kita contohkan. Kalau mereka belum tertib, begini lho yang benar. Warung kalau perlu itu satu meja untuk dua orang saja, hotel juga pastikan itu kapasitasnya sesuai,” ujarnya.

Ganjar menjelaskan cuci tangan dan jaga jarak merupakan protokol kesehatan yang sulit ditaati. Apalagi, pada musim libur panjang ini pihaknya ingin memastikan keamanan dan kenyamanan para pengunjung.

“Saya minta penyedia jasa, hotel tolong pastikan tamu yang masuk itu sehat. Anda sediakan sarpras 3M, kami akan melakukan checking nanti sehingga kita harapkan semua yang masuk di hotel itu baik,” tegas Ganjar.

Selain itu, Ia juga memberi perhatian khusus pada warung dan restoran. Sebab, dari laporan yang diterimanya masih banyak warung dan restoran yang tak mengindahkan protokol kesehatan yakni jaga jarak.

(Team)


Bagikan

RadarposTV